Page 169 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 169
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
BAB III
Hukum:
Institusi dan Praktik
Indonesia mengenal
satu teori hukum
yang disebut
receptio in complexu.
Diperkenalkan oleh
seorang ahli hukum
bangsa Belanda, LWC.
H ukum dalam masyarakat manapun mempunyai kedudukan sangat tersebut menyatakan
van den Berg, teori
sentral. Hukum berfungsi menjaga tertib masyarakat, yaitu memelihara
bahwa hukum yang
dan mengatur agar masyarakat berjalan di atas ‘rel’ hukum dan atau
masyarakat adalah
peraturan yang berlaku. Di zaman modern, hukum dibuat oleh lembaga berlaku pada suatu
menurut hukum
pembuat undang-undang atau lembaga legislatif dengan mengacu kepada nilai- agamanya. Apabila
nilai dan norma yang berlaku dalam kebudayaan suatu masyarakat. Lain halnya masyarakat beragama
pada masa lampau, di mana hukum, undang-undang, peraturan dan sejenisnya Islam, maka hukum
diambil dari nilai-nilai adat dan kebiasaan yang biasanya bersumber pada agama yang berlaku dalam
yang dianut suatu masyarakat. Oleh karena itu, Indonesia mengenal satu masyarakat itu adalah
teori hukum yang disebut receptio in complexu. Diperkenalkan oleh seorang hukum Islam. Demikian
pula jika masyarakat
ahli hukum bangsa Belanda, LWC. van den Berg, teori tersebut menyatakan beragama Kristen,
bahwa hukum yang berlaku pada suatu masyarakat adalah menurut hukum Hindu ataupun agama
agamanya. Apabila masyarakat beragama Islam, maka hukum yang berlaku lainnya, maka hukum
dalam masyarakat itu adalah hukum Islam. Demikian pula jika masyarakat yang berlaku bagi
beragama Kristen, Hindu ataupun agama lainnya, maka hukum yang berlaku masyarakat itu adalah
hukum agamanya
bagi masyarakat itu adalah hukum agamanya tersebut. tersebut.
153

