Page 231 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 231

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3











































           Hubungan erat antara tarekat dan dunia politik juga dapat disaksikan dari   Makam Abah Sepuh dan Abah
           perkembangan tarekat Qadiriyyah-Naqsyabandiyyah cabang Pesantren Suryalaya   Anom di Suryalaya, Tasikmalaya.
           yang sudah sejak semula memiliki hubungan erat dengan pemerintah. Adalah    Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.
           Abah Sepuh, pendiri pesantren ini yang memungkinkan hal tersebut terjadi.
           Setelah ia wafat tahun 1956, posisinya diteruskan oleh putranya, Abah Anom
           atau K.H.A. Shahib Al -Wafa Taj Al-‘Arifin, seorang yang tidak hanya menguasai
           ilmu tarekat tetapi juga berbagai bidang ilmu agama Islam. Selain mewarisi
           kharisma ayahnya yang fenomenal, Abah Anom juga memiliki kapabilitas
           mumpuni yang sangat panting bagi keberlangsungan tarekat tersebut.  Bahkan,
                                                                           95
           di bawah kepemimpinannya, tarekat ini berhasil merekrut pengikut tarekat
           tidak hanya dari Indonesia tetapi juga di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Di
           Indonesia pengikut tarekat ini, selain di Jawa, terdapat di Sumatera Selatan,
           Kalimantan, dan Lombok.


           Seperti juga ayahnya, Abah Anom tetap memilih sikap bekerjasama dengan
           pemerintah, sesuai dengan aturan-aturan yang sudah digariskan Abah Sepuh
           dalam Tanbih yang berisi perintah untuk bersikap sesuai dengan ajaran-ajaran
           Islam dan aturan-aturan pemerintah. Suryalaya sudah membantu pemerintah
           memberantas pemberontakan Darul Islam pimpinan Kartosuwiryo dan sebagal
           imbalannya Abah Anom menerima penghargaan dari Kodam IV Siliwangi
           pada 17 September 1961 dan dipercayakan sebagai pembimbing anggota
           pemberontakan tersebut. Pada tahun 1967 Abah Anom juga ditunjuk oleh
           Departemen Agama untuk memberikan bimbingan agama pada mantan
           anggota PKI. 96




                                                                                                 215
   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236