Page 26 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 26
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
................. I .................
Seluruh artikel dalam buku ini—pasti masih ada artikel dalam bidang atau aspek
Islam Indonesia tidak lain yang belum tercakup—secara jelas menampilkan ‘warisan’ (heritage dan
hanya merupakan legacy) vis-a-vis Islam Timur Tengah (Arab), Asia Selatan, Asia Tengah atau Afrika.
entitas terbesar secara Islam Indonesia tidak hanya merupakan entitas terbesar secara demografis di
demografis di dunia,
tetapi juga paling dunia, tetapi juga paling kaya dengan dengan pemikiran, institusi dan gerakan.
kaya dengan dengan
pemikiran, institusi dan Eksistensi Islam Indonesia yang menampilkan Islam Washatiyyah jelas memberikan
gerakan. kontribusi penting dalam pembentukan negara-bangsa Indonesia sejak masa
penjajahan, perjuangan kemerdekaan, proklamasi kemerdekaraan, masa pasca-
kemerdekaan sampai masa kontemporer. Jelas sulit bagi demokrasi tumbuh di
Indonesia—yang kini menjadi negara demokrasi terbesar ketiga setelah India
dan Amerika Serikat—tanpa ditopang Islam Indonesia Washatiyah yang inklusif,
akomodatif, toleran dan menerima UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhinneka
Tunggal Ika sebagai sudah final.
Mencermati realitas, watak dan kekayaan Islam Indonesia yang embedded
dalam berbagai aspek kehidupan negara-bangsa Indonesia, tidak heran jika
banyak kalangan pengamat ahli asing semacam Fazlur Rahman, John Esposito
dan banyak lagi menaruh optimisme pada Islam Indonesia. Untuk mewujudkan
optimisme itu, tentu masih banyak agenda yang perlu dikerjakan kaum Muslim
Indonesia bersama anak bangsa lainnya. Wallahu a’lam bish-shawab.
Azyumardi Azra & Jajat Burhanudin
10

