Page 30 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 30
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1111: Imam al-Ghazali, seorang ulama dan filsuf Islam terkemuka
wafat.
1166: Syaikh ‘Abd al-Qadîr al-Jîlanî wafat di Baghdad. Sebelum dikenal
sebagai seorang guru sufi, dia belajar tasawuf kepadai Abu
al-Khayr Muhammad ibn Muslim al-Dabbas dan Abû Yusuf al-
Hamadanî.
1258: Serangan pasukan Hulagu Khan dari Mongol. Serangan ini
mengakibatkan runtuhnya Baghdad
1317: Muhammad ibn Muhammad Baha’ al-Din al-‘Uwaysi al-Bukhari
al-Naqsyabandi lahir di Bukhara
1346: Ibnu Batuttah menjumpai sekelompok orang “Jawah” di antara
pedagang asing di Kalikut, di Pantai Malabar.
1388-89: Muhammad ibn Muhammad Baha’ al-Din al-‘Uwaysi al-Bukhari
al-Naqsyabandi wafat di Bukhara
1428: Ulama pendiri Tarekat Syattariyah,’Abd Allâh al-Syattar wafat
1440: Orang-orang Nusantara sudah berlalu lalang di Hormuz (schrieke)
1488: Sultan Alauddin Ri’ayat Shah wafat.
1504: Ludivico di Varthema (Lewis Berthema) berada di Mekkah dan
melakukan pengamatan.
1511: Malaka dikuasai oleh Portugis. Dikuasainya Malaka oleh Portugis
turut mengubah tata kelola hubungan sosial di kawasan
perairan sekitar selat Malaka. Para pelaut Portugis mulai banyak
berlalu lalang di bandar pantai-pantai Sumatra, salah satunya di
pelabuhan Aceh.
1566, Januari:Sultan Sulaiman, raja Turki, menerima petisi dari Sultan Aceh
kala itu, Sultan Alauddin Riayatsyah al-Kahar. Isi petisi itu
adalah ucapan terima kasih Sultan Aceh kepada Sultan Turki
atas bantuannya mengirimkan juru tembak ke Aceh. Dalam
kesempatan itu, raja Aceh memohon kepada Sultan Turki untuk
perlindungan kepada pedagang dan jamaah haji yang kerap
diserang Portugis dalam perjalanannya ke Hejaz.
14

