Page 35 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 35
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1859: Pemerintah Belanda mengeluarkan undang-undang baru perihal
pelaksanaan ibadah haji yang selajutnya disebut Ordonansi 1859.
Peraturan baru ini ditetapkan dengan alasan banyak jumlah
jamaah pasca-menunaikan ibadah haji tidak kembali ke Tanah
Air. Akibatnya, muncul berbagai macam masalah sosio-ekonomi
di tengah masyarakat dan bagi keluarga yang ditinggalkan.
1869: Dibukanya Terusan Suez. Terusan yang menghubungkan laut
Mediterania dan laut Merah tersebut didanai oleh pemerintah
Perancis dan Mesir. Secara teknis, wilayah yang mengelilingi
terusan ini merupakan wilayah kedaulatan Mesir, dan perusahaan
yang mengurusnya, Universal Company of the Suez Maritime
Canal (Suez Canal Company) adalah perusahaan Mesir.
1873: Syaikh Ismail, seorang pengasuh dayah dilantik menjadi panglima
perang yang mengomandoi satu balang (sekitar satu batalyon)
pasukan guna mempertahankan ibu kota Negara, Banda Aceh.
1873, Desember: Max Müller menyampaikan ceramah keagamaan di
Westminster Abbey. Ia merupakan seorang filsuf dari Jerman
yang merupakan pendiri studi ilmu agama. Müller lahir di Dessau
pada tanggal 6 Desember 1823. Karya terjemahan Müller yang
berjudul “Rigveda” merupakan salah satu pencapaian besar
pada abad ke-19. Ia meninggal di Oxford pada tanggal 28
Oktober 1900.
1873-1904: Terjadi Perang Aceh yang dipimpin oleh Cut Nyak Dien. Perang
Aceh adalah perang Kesultanan Aceh melawan Belanda yang
dimulai pada 1873 hingga 1904. Kesultanan Aceh menyerah
pada januari 1904, tapi perlawanan rakyat Aceh dengan perang
gerilya terus berlanjut.
1876: Ahmad Khatib melakukan perjalanan ke Mekkah dan menetap
di sana. Di Tanah Suci dia kemudian mendapatkan kedudukan
tinggi dan terhormat sebagai imam dari mazhab Syafi’i di Masjidil
Haram.
1878: Ulama Jawi, Ahmad Khatib ibn ‘Abd al-Ghaffar Sambas wafat di
Makkah. Ia seorang sufi asal Kalimantan Timur, Indonesia, yang
pernah menjadi guru sufi di al-Masjid al-Haram, Makkah.
1881: Sayyid Usman telah menulis sebuah kitab berjudul Al-Qawanin
as-Syar’iyyah li Ahli al-Majalis al-Hukmiyah berisi pedoman bagi
para penghulu untuk melaksanakan mahkamah.
19

