Page 278 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 278
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
audiens Muslim baru di wilayah perkotaan Indonesia. Mempertimbangkan
wilayah yang dimaksudkan di atas, publikasi-publikasi tersebut mulai tampak
sebagai sumber utama informasi dalam kehidupan agama Muslim kota, dan
memainkan peranan yang sama dengan kitab kuning dalam pesantren, surau,
dan komunitas-komunitas Muslim tradisional secara umum. Maka, publikasi-
publikasi tersebut berkontribusi pada pembentukan komunitas Muslim yang
baru, dengan bentuk ide-ide dan praktik-praktik keberagamaan yang berbeda
dengan Muslim tradisional di pesantren dan surau. Dengan ini, gerakan reformasi
Islam membentuk suatu benteng pertahanan yang kuat dalam komunitas
Muslim perkotaan.
Upaya melihat penerbitan-penerbitan buku-buku Islam di masa setelah
kemerdekaan pernah dilakukan oleh B.J. Boland. Menurutnya, tahun-tahun
antara 1945-1955 perhatian serta tenaga para pemimpin Islam dipusatkan pada
bidang politik, sehingga berakibat pada sebagian besar penerbitan Islam yang
ditulis dalam bahasa Indonesia pada saat itu juga berkenaan dengan politik.
Boland memberikan contoh-contoh buku yang berisi politik keagamaan, meski
patut disayangkan, tak satupun buku yang disebutkan Boland disertakan
penerbitnya. Judul-judul buku tersebut adalah Tuntunan Perang Sabil, ditulis
pada akhir tahun 1945 oleh Moh. Arsjad Thalib Lubis di Medan; Islam dengan
Politik, ditulis Aziz Thaib dan terbit di Bukit Tinggi (tanpa tahun, tapi menurut
Boland sekitar akhir tahun 1946); Revolusi Agama, ditulis oleh Hamka pada
tahun 1946 dan diterbitkan di Jakarta (cetak ulang tahun 1949); Falsafah
Perdjuangan Islam, ditulis oleh Muh. Isa Anshary pada tahun 1949 dan
diterbitkan di Bandung; Islam sebagai Ideologi, ditulis oleh Mohammad Natsir
(tanpa tahun, tepi menurut Boland mungkin pada tahun 1950); Capita Selecta,
dua jilid, juga karangan Mohammad Natsir (bagian pertama memuat artikel-
artikel sebelum tahun 1941, dan bagian kedua berisi artikel-artikel dan pidato-
pidato dari kurun waktu 1950-1955) dan diterbitkan di Bandung masing-masing
jilid pada tahun 1954 dan 1957; Undang-Undang Politik Islam, terjemahan dari
karya Muhammad Asad, diterbitkan pada tahun 1954 di Jakarta; Soal Agama
dalam Negara Modern, ditulis oleh Abu Hanifah dan diterbitkan di Jakarta pada
tahun 1949.
Selain itu, dari catatan Boland terungkap juga upaya dukungan terhadap adanya
suatu negara Islam. Ini terlihat dari buku-buku seperti Konsepsi Tatanegara Islam,
ditulis oleh Zainal Abidin Ahmad dan diterbitkan pada tahun 1949 di Jakarta;
Analyse: Mungkinkah Negara Indonesia Bersendikan Islam?, ditulis oleh M.Sj.
Ibnu Amatillah dan diterbitkan pada tahun 1950 di Semarang; dan Dasar-Dasar
Pemerintahan Islam, ditulis oleh Muhd. Hasbi Ash-Shiddieqy dan diterbitkan
43
pada tahun 1950 di Medan.
262

