Page 525 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 525

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                ekonomi di Indonesia. Cakupan isu yang ditangani antara lain ialah demokratisasi, good
                governance, reformasi di bidang hukum, perlindungan hak azasi manusia, pencegahan
                dan resolusi konflik, reformasi sektor keamanan, dukungan kepada media yang bebas dan
                berimbang, serta isu-isu sosial, ketenagakerjaan dan gender. Lihat Official Website of FNS,
                http://www.en.freiheit.org/
           100   The Ford Foundation menjadi lembaga donor asing lain yang juga perlu dicatat disini. Di
                Indonesia, The Ford Foundation memulai aktivitasnya pada tahun 1953 dengan mengambil
                Ibukota  Jakarta  sebagai  basis  pergerakan.   Seperti  halnya  The  Asia  Foundation,    The
                Ford Foundation juga bergerak pada ranah penguatan civil society di Indonesia dengan
                komitmen dasar, pengembangan ekonomi masyarakat.  Lebih jauh, The Ford Foundation
                juga berupaya mendorong tercapainya agenda promosi toleransi, social equity dan
                environmental sustainability. Jika diklasifikasikan, The Ford Foundation sejauh ini berupaya
                mendukung kegiatan-kegiatan di enam sektor kunci: 1) Filantrofi; 2) Lingkungan Hidup
                dan Pembangunan; 3) Media, Seni dan Budaya; 4) Pendidikan dan Beasiswa; 5) Seksualitas
                dan Kesehatan Reproduksi; dan 6) Tata Pemerintahan dan Masyarakat Sipil. Lihat Official
                Website of The Ford Foundation,  http://www.fordfoundation.org/regions/indonesia
           101   The  Asia  Foundation  (TAF)  yang  mulai  membuka  program  di    Indonesia  sejak  1955.
                Mitra kerjasama TAF adalah lembaga-lembaga pemerintah dan LSM. Secara umum, TAF
                bergerak  pada  bidang  1)  Efektifitas  dan  akuntabilitas  pembangunan  yang  dijalankan
                institusi pemerintaha pusat dan daerah; 2) Mendukung upaya-upaya civil society dalam
                memecahkan problem-problem nasional seperti pelanggaran HAM, hubungan antaragama
                dan konflik etnis dan ketidakadilan gender; 3) Mendorong kebijakan yang efektif yang
                didesain untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Lihat Official Website of The Asia
                Foundation, http://asiafoundation.org/
           102   Yayasan  Tifa  adalah  organisasi  pemberi  hibah  yang  bekerja  untuk  mempromosikan
                masyarakat terbuka, dengan berperan aktif menguatkan masyarakat sipil di
                Indonesia. Yayasan yang didirikan pada akhir tahun 2000 ini terus mempertajam fokusnya
                untuk mengawal proses demokrasi di Indonesia. Setelah mendorong transisi demokrasi
                dan konsolidasi demokrasi di tahun-tahun sebelumnya, sejak tahun 2012 Tifa berdedikasi
                memajukan  demokrasi  yang  berkualitas  di  Indonesia.  Visi  Yayasan  Tifa  adalah  sebuah
                komunitas dimana penduduk, pemerintah, dan sector bisnis mendukung hak-hak individu
                khususnya hak dan pandangan kaum perempuan, minoritas dan kelompok marjinal
                lainnya, serta mendukung dan memupuk solidaritas dan tata pemerintahan yang baik. Misi
                Yayasan Tifa adalah memperjuangkan masyarakat terbuka di Indonesia yang menghormati
                keragaman serta menjunjung tinggi penegakan hukum, keadilan dan persamaan. Lihat
                Official Website TIFA, http://www.tifafoundation.org/about-us/visi-misi/
           103   Sejak tahun 1942, Oxfam mulai melakukan kegiatan. Pada tahun 1943 Oxfam terdaftar
                sebagai organisasi charity di Oxford. Ia dikenal sebagai organisasi yang leading untuk
                memerangi kelaparan di Eropa dan Afrika. Pada tahun 1961, Oxfam membuka kantor
                di  Afrika Selatan. Pada tahun  1964  Oxfam memasarkan  kerajinan  dengan  prinsip fair
                trade. Ini sebenarnya merupakan kampanye menolak perdagangan bebas (free trade). Di
                Indonesia, Oxfam beberapa kali membantu pendanaan untuk program penguatan gender
                di Indonesia. Terkait isu gender, Oxfam adalah lembaga yang menolak keras pendekatan
                WID karena dipandang sebagai bentuk manipulasi kaum developmentalis terhadap
                isu gender. Di atas semuanya, Oxfam sejauh ini sangat konsisten mereposisi dirinya
                sebagai  green peace untuk isu-isu ekonomi, sosial,  dan budaya. Lihat, “Merumuskan
                Islam Berorientasi Perempuan: Pemikiran dan Agenda Muslim Feminis,” dalam Jajat
                Burhanuddin  &  Oman  Fathurahman,  Tentang Perempuan Islam: Wacana dan Gerakan
                (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2004), hal. 128. Lebih jauh terkait profil OxfamTop of
                Form Bottom of Form, lihat Official Website Oxfam, http://www.oxfam.org/.
           104   Hivos yang didirikan pada tahun 1968, adalah sebuah organisasi pembangunan nirlaba
                non-pemerintah yang terinspirasi oleh nilai-nilai humanis. Bersama dengan lebih dari 800
                organisasi mitra di lebih dari 30 negara di seluruh dunia, 170 anggota staf dan 13 kantor








                                                                                                 509
   520   521   522   523   524   525   526   527   528   529   530