Page 100 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 100
26
REFERENCE
Ahamading, Pelautkah Orang Selayar: Tanah Doang Dalam Catatan Sejarah
Maritim, Yogyakarta: Ombak, 2006.
Ananta Toer, Pramoedya, Arus Balik: Sebuah Epos Pasca Kejayaan Nusantara di
Awal Abad ke-16, Jakarta: Hasta Mitra, 2002.
Ballard, Martin, New Movement in the Study and Teaching of History,
Bloomingtop: Indiana University Press, 1971.
Braudel, Fernand, The Meditteranian and the Meditteranian World in Age of
Philip II (terj. S.Reynold), Vol. 1, New York: Haper Colophon
Book, 1976.
Dahana, A, “Tujuh Pelayaran Cheng Ho Sebagai Diplomasi Kebudayaan, 1405-
1433” dalam Leo Suryadinata (ed.). Laksamana Cheng Ho dan Asia
Tenggara, Jakarta: LP3ES, 2007.
Dahuri, Rochmin, Potensi Kelautan Indonesia (online),
http://ugm.ac.id/id/berita/9256, akses 20 Juni 2016.
Didik Heru Purnomo, Yosaphat, Perlu Revolusi Laut Untuk Wujudkan Budaya
Maritim, Suara Pembaruan: Berita Saku.com, 25 Agustus 2014.
Akses 15 Juli 2016.
Djulianto Suryo, M, et.al, Sejarah Maritim Indonesia I: Menelusuri Jawa Bahari
Bangsa Indonesia Hingga Abad ke-17 Masehi, Semarang: JEDA,
2007.
Gultom, Elfrida, Refungsionalisasi Pengaturan Pelabuhan Untuk Meningkatkan
Ekonomi Nasional, Jakarta: P.T. Radja Grafindo Persada, 2007.
H.Poerwoko, Tony, Indonesia Inter Island Shipping: An Assessment of the
Relationship of Government Policies and Quality of shipping
Services (Ph.D Dissertation university of Hawai’I at Manoa, 1989).
Hamengkubuwono X, Sri Sultan, Budaya Maritim Indonesia, Peluang, Tantangan
dan Strategi: Sarasehan Road Map Pembangunan Kelautan dan
Kemaritiman, serta Pencanangan Bulan Maritim, UGM,
Yogyakarta, 28 Agustus 2014.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Jakarta: Balai Pustaka, 2011.
Kardono, Priyadi, (ed.), Paradigma Geo Maritim: Strategi Mewujudkan Indonesia
Sebagai Poros Maritim Dunia Dalam Perspektif Geografi, Jakarta:
Badan Informasi Geospasial, 2015.

