Page 175 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 175
bahari, pertumbuhan maupun kejayaan yang ada pada setiap peristiwa kebaharian. Anak
atau siswa dapat dilibatkan dengan menugaskan, misalnya, kliping-kliping koran,
majalah, jurnal pothograpy, slide, dan fotokopi atau sketsa. Pada saat materi yang
disajikan maka dipilihlah gambar yang sesuai dengan materi, apa yang ingin disampaikan
kepada siswa sehingga suasana menjadi hidup. Setelah itu, foto-foto tersebut dapat
ditempelkan di depan kelas atau dinding kelas.
(5) Media Peta atau Globe.
Peta atau globe dapat digunakan dalam pembelajaran. Pihak museum seharusnya
mempetakan semua potensi kebaharian yang dimilikinya. Peta dapat membantu
memberikan bahan tambahan atau bahan bantuan untuk menunjukkan peristiwa, arah,
letak geografis suatu wilayah kebaharian, dan sebagainya. Walaupun diakui bahwa tidak
ada peta yang dapat memuaskan setiap kebutuhan pembelajaran sejarah. Namun, dengan
kemampuan pihak museum dan guru, peta dapat dikelola sedemikian rupa hingga akan
banyak fungsinya. Globe, peta dinding, buku teks, atau buku yang berkaitan dengan
kebaharian dapat dibuat guna merancang bahan pembelajaran dalam topik tertentu.
(6) Overhead Projector
Penggunaan tranparansi sudah semakin meluas di kalangan pendidik untuk
mempresentasikan berbagai informasi. Untuk itu, pihak museum seharusnya mengemas
semua koleksi baharí yang dimilikinya supaya dapat ditayangkan dalam bentuk overhead
projector. Dalam penggunan media ini, pihak museum dan pengajar dapat langsung
berhadapan dengan siswa dan dapat digunakan berulang-ulang. Namun, harganya relative
mahal dan penggunaannya memerlukan persiapan yang cukup matang agar informasi
ataupun gambar yang disajikan dapat dipelajari, dimengerti, dan dipahami.
3. Penutup
Upaya memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan tidak pernah berhenti. Banyak
agenda reformasi yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan dan beragam inovasi ikut serta
memeriahkan reformasi pendidikan. Proses pembelajaran selain diawali dengan perencanaan
yang bijak dan didukung oleh komunikasi yang baik, juga tidak terlepas dan didukung oleh
pengembangan strategi pembelajaran. Perekayasaan proses pembelajaran dapat didesain oleh
guru sedemikian rupa, sehingga penggunaan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
suatu keniscayaan.
7

