Page 178 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 178
Luhtfi Asiarto dkk., Pedoman Museum Indonesia, (Jakarta: Direktorat Museum. Direktorat
Jenderal Sejarah dan Purbakala. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2008).
Luthfi Asiarto, ”Museum dan Pembelajaran.” Dalam Museografi, Vol.I No.1 September
2007, (Jakarta: Direktorat Museum).
Mieke Langi dkk. Kamus Peristilahan Permuseuman, (Jakarta: Departemen Kebudayaan dan
Pariwisata, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Direktorat Permuseuman,
Proyek Pembinaan Permuseuman, 2001).
Moh. Amir Sutarga, tanpa tahun, Pedoman Penyelenggaraan dan Pengelolaan Museum,
(Jakarta: Proyek Peningkatan dan Pengembangan Permuseuman, Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan).
Muhammad Gade Ismail, ”Museum sebagai Sumber Sejarah dalam Kaitannya dengan
Metode Sejarah”. Bulletin Rumoh Aceh, No. 3/1999, (Banda Aceh: Museum Aceh).
Noerhadi Magetsari, ”Filsafat Museologi”. Museografi. Vol. II. No. 2. Oktober 2008. Hlm.
5--14, (Jakarta: Direktorat Museum. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, 2008).
Rusdi Sufi, “Museum sebagai Tempat Penelitian Masa Lampau”. Bulletin Rumoh Aceh, No.
1/1998, (Banda Aceh: Museum Negeri Aceh, 1998).
Samsidar, “Media Pembelajaran dalam Pendidikan.” Makalah disampaikan pada Workshop
Guru-Guru Sejarah, Medan 28 Mei 2008.
Tatik Sujati, Metode Pengadaan dan Pengelolaan Koleksi, (Jakarta: Departemen Pendidikan
Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Museum, 2000).
Victor Chandrawinata, “Cinta Indonesia Lewat Kunjungan Museum”. Museografia. Vol. 1.
September 2007. Hlm. 103--119, (Jakarta: Direktorat Museum. Departemen
Kebudayaan dan Pariwisata, 2007).
10

