Page 181 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 181

permasalahan  muncul  manakala  Indonesia  merdeka.  Ordonansi  yang  masih


                                                                                 4
                        berlaku itu menyulitkan Indonesia untuk mengelola lautnya.
                               Kondisi yang tidak ideal tersebut juga dirasakan sejumlah negara lain.Ada


                        negara-negara  yang  menetapkan  wilayah  lautnya  secara  sepihak.  Negara-negara

                        itu yaitu diantaranya negara-negara Skandinavia dengan menetapkan wlayah laut


                        sejauh  empat  mil  dan  Spanyol  dengan  jarak  enam  mil  dari  pantai.  Dengan

                        dinamika  di  atas,  pemerintah  RI  memiliki  momentum  dan  gagasan  baru  untuk


                        merombak total (masalah wilayah laut teritorial) dan kemudian mengembangkan

                        pada aspek-aspek lain selanjutnya.


                               Perombakan yang dimaksudkan diatas untuk pertama kalinya dilaksanakan

                        oleh pemerintah RI dengan mengeluarkan pengumuman pada 13 Desember 1957

                        yang disebut Deklarasi 13 Desember 1957 (atau dikemudian hari dikenal dengan


                        nama Deklarasi Djuanda). Pada saat itu Indonesia masih memakai konstitusi RIS

                        1949 dengan Perdana Menterinya Ir. Djuanda. Adapun pertimbangan suatu negara


                        kepulauan  sehingga  mengeluarkan  pernyataan  mengenai  wilayah  perairan

                        Indonesia, adalah sbb.:


                          Bahwa  bentuk  geografis  Indonesia  yang  berwujud  negara  kepulauan,  yang

                            terdiri  atas  tiga  belas  ribu  lebih  pulau-pulau,  besar  dan  kecil  yang  tersebar


                            dilautan.

                          Demi untuk  kesatuan wilayah NKRI, semua kepulauan dan perairan (selat)


                            yang  ada  diantaranya  merupakan  satu  kesatuan  yang  utuh,  dan  tidak  dapat




                        4 Susanto  Zuhdi,  2014.  Tradisi  dan  Masyarakat  Maritim  Pesisir  Selatan  Jawa  dalam  Perspektif
                        Sejarah dan Pengembangan Wilayah dalam Nasionalisme, Laut dan Sejarah. Jakarta: Komunitas
                        Bambu., hlm. 103


                                                               2
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186