Page 183 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 183

(yang diprakarsai oleh TNI AL), dan Wawasan Dirgantara (yang diprakarsai oleh


                        TNI AU). Ketiga wawasan tersebut diatas masing-masing merupakan perwujudan

                        dari konsep kekuatan (power concept) yang menimbulkan adu kekuatan/rivalitas


                        antar angkatan yang rentan untuk mengakibatkan gejolak atau ketegangan dalam

                        kehidupan  politik  berbangsa  dan  bernegara.  Rivalitas  tersebut  juga  dapat


                        menimbulkan  terjadinya  instabilitas  nasional.  Lain  halnya  dengan  Wawasan

                        Nusantara  yang  dikembangkan  menjadi  kebudayaan  politik  (political  culture)


                        dan  merupakan  milik  bangsa  dan  negara  RI  (yang  menyatukan  juga  ketiga

                        angkatan bersenjata).


                               Dua  tahun  setelah  keluarnya  Deklarasi  Djuanda  1957,  tepatnya  pada  18

                        Februari  1960,  konsep  negara  kepulauan  dikuatkan  dalam  bentuk  Peraturan

                        Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) No. 4 tahun 1960 tentang Perairan


                        Indonesia  (LN.  1960.  No.  22)  dengan  maksud  agar  klaim  tersebut  memiliki

                        kekuatan    hukum    dan    mengikat.Berdasarkan     Ketetapan    MPRS      No.


                        XIX/MPRS/1966,  Peraturan  Pemerintah  pengganti  Undang-Undang  tersebut

                        diatas, dikukuhkan (dituangkan) menjadi undang-undang No. 4 Prp. Tahun 1960.


                        Adapun isi pokok UU No. 4. Prp Tahun 1960 tentang Perairan Indonesia adalah

                        sebagai berikut :

                           Perairan  Indonesia ialah laut wilayah beserta perairan pedalaman Indonesia


                            (perairan nusantara).


                           Laut Wilayah Indonesia ialah jalur laut selebar dua belas mil laut dari pulau-

                            pulau yang terluar atau bagian pulau-pulau yang terluar dengan dihubungkan

                            garis lurus antara satu dengan lainnya.






                                                               4
   178   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188