Page 194 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 194

  Menjaga keutuhan wilayah NKRI, keamanan nasional, pertahanan negara dan


                            bangsa serta menciptakan stabilitas kawasan

                          Memanfaatkan  sumberdaya  alam  dalam  rangka  pembangunan  yang


                            berkelanjutan

                          Memberdayakan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan.


                            Pengelolaan  pulau-pulau  kecil  terluar  juga  diharapkan  dapat  mengatasi

                        ancaman  keamanan  yang  meliputi  kejahatan  transnasional,  penangkapan  ikan


                        ilegal,  penebangan  kayu  ilegal,  perdagangan  anak-anak  dan  perempuan

                        (humantrafficking),  imigran  gelap,  penyelundupan  manusia  (people  smuggling),


                        penyelendupan senjata dan bahan peledak (arms smuggling), peredaran narkotika,

                        pintu masuk terrorisme, serta potensi konflik sosial dan politik. Hal ini penting

                        agar  kesaradaran  untuk  menjaga  pulau-pulau  kecil  di  perbatasan  tetap  ada,  dan


                        pulau-pulau kecil diperbatasan tidak dianggap sekedar halaman belakang.

                               Selanjutnya, di era Presiden Joko Widodo, gagasan membangun Indonesia


                        sebagai  Poros  Maritim  Dunia  tidak  terlepas  dari  tekad  Presiden  Joko  Widodo

                        untuk  mengulang kembali kebesaran sejarah masa lalu bangsa ini  karena status


                        sebagai poros maritim, atau tepatnya poros penghubung antara Tiongkok - India,

                        sebenarnya pernah disandang  Imperium  Sriwijaya dan Majapahit ketika  dengan


                        armada lautnya yang hebat mampu menguasai dan mengendalikan Selat Malaka

                        dan  Sunda.  Sebagai  konsepsi  strategi  yang  bersifat  holistik  dan  menjadi  fokus


                        pembangunan Indonesia abad ke-21, konsep Poros Maritim Dunia ditopang lima

                        pilar yaitu:









                                                              15
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199