Page 325 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 325
Johannes Latuharhary 311
REFLEKSI TENTANG LATUHARHARY
PLURALIS DI TENGAH KEMAJEMUKAN
Latuharhary merupakan sosok yang selalu mengedepankan
semangat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan. Ia selalu
mengedepankan mengedepankan semangat nasionalisme di atas
segalanya. Sangat tidak setuju dengan rasisme dan memandang
semua manusia memiliki hak yang sama tanpa memandang latar
belakang yang berbeda. Dari awal perjuangannya dalam Sarekat
Ambon, Latuharhary selalu mengedepankan gagasan persatuan dan
kesatuan. Menurut pendapatnya, kemerdekaan baru bisa dicapai
apabila persatuan dan kesatuan didalam masyarakat bisa terwujud.
Pertemuan Gubernur Latuharhary dengan Sekretaris Jenderal Kementrian Agama R.
Moh. Kajrawi di Manggadua, Ambon, membahas masalah pemerintahan (Mimbar
Agama, April 1953)
Semangat Latuharhary yang tidak pernah padam dalam
memperjuangkan kemerdekaan bangsa dapat dilihat dalam setiap
jejak langkahnya. Dimulai dari Sarekat Ambon perjuangan untuk
mewujudkan cita-cita kemerdekaan terus dipikulnya tanpa
mempedulikan keadaan pribadi. Dalam setiap tugas yang diemban,
entah sebagai anggota pada setiap organisasi yang dibentuk pada

