Page 318 - 02 BUKU BAHAN MATERI FILM SEJARAH 270118
P. 318

BERITA PROKLAMASI KEMERDEKAAN DI INDONESIA






                   Jepang, kemudian dilakukan rekolonialisasi atas daerah pulau Sumba pada
                   4 Nopember 1945.  Pemerintah NICA  segera dibentuk di Waingapu, dan
                   dilengkapi dengan senjata dan perlengkapan militer yang ditinggalkan

                   oleh Jepang. Situasi politik yang seperti ini sangat menguntungkan sekutu
                   karena di pulau tersebut tidak ada indikasi munculnya gerakan pendukung
                   kemerdekaan.
                         Situasi sebaliknya terjadi di Sumbawa. Kekuatan pemberontak kaum

                   Republikan meningkat pesat. Mereka mendapat dukungan dan bantuan dari
                   Sultan Sumbawa dan Sultan Bima. Para propagandis ekstrim yang berasal
                   dari Jawa di kedua kesultanan ini telah berhasil meningkatkan keresahan
                   dan ketidakstabilan dalam masyarakat. Akibatnya, pengawasan yang lebih

                   keras dilakukan di dua kesultanan ini.
                         Tanda-tanda pemberontakan dan bahkan perang berawal ketika
                   pendaratan awak kapal Belanda yakniAbraham Grijns di Pelabuhan
                   Buleleng pada tanggal 22 Oktober 1945. Pada waktu itu terjadi sebuah

                   peristiwa berdarah, yang oleh Nyoman S. Pendit disebut Peristiwa Bendera.
                   Bendera Belanda yang dikibarkan di depan kantor bea cukai digantikan
                   dengan bendera Merah Putih oleh pemuda pejuang. Dari atas kapal mereka
                   menembaki. Pada peristiwa itu I Ketut Merta tewas akibat tembakan awak

                   kapal Belanda. Tewasnya I Ketut Merta menjadi awal respons dengan cara
                   kekerasan perang dari pemuda pejuang selanjutnya.
                         Oleh karena itu, kemudian dilakukan persiapan-persiapan dan
                   konsolidasi menyatukan kekuatan-kekuatan organisasi pemuda dan

                   kesatuan militer Republik untuk melancarkan revolusi bersenjata melawan
                   aparatur sipil dan militer Belanda NICA.Namun, selang beberapa bulan
                   kemudian, tentara Sekutu Inggris mendarat di Pelabuhan Benoa pada
                   tanggal 18 Februari 1946.

                         Mereka datang untuk melaksanakan tugas-tugas,memindahkan
                   tawanan perang dan kauminterniran Serikat, melucuti militer Jepang,
                   danmemulihkan keamanan. Kehadiran merekadisambut baik oleh aparat

                                                                                       317
   313   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323