Page 186 - Menabung_Ebook
P. 186

Setelah Konferensi                Selain menghasilkan negara Republik Indonesia Serikat

                        Meja Bundar (KMB)                 (RIS), KMB juga menghasilkan persetujuan keuangan
                        1949                              dan  perekonomian.  Isinya, antara lain,  menetapkan
                                                          bahwa Pemerintah  Indonesia  berkewajiban  untuk
                                                          merundingkan hal-hal  tertentu mengenai kebijakan
                                                          yang fundamental  dalam  bidang  ekonomi-keuangan
                                                          dengan pihak Belanda. Perundingan itu harus diadakan
                                                          terlebih  dahulu  walaupun  tidak  diperlukan  adanya
                                                          persetujuan.

                                                              Pada hakikatnya persetujuan ekonomi-keuangan
                                                          membatasi kebebasan Pemerintah Indonesia  untuk
                                                          mengambil kebijakan, misalnya, dalam perubahan nilai
                                                          tukar antara rupiah dan gulden, penentuan kebijakan
                                                          devisa,  pemberian  kredit  bank  sirkulasi  kepada
                                                          Pemerintah RI. Bahkan,  pengangkatan presiden dan
                                                          direktur bank sirkulasi hanya dapat dilakukan setelah
                                                          diadakan perundingan dengan Pemerintah Belanda.
                                                          Dalam KMB itulah disepakati pula bahwa yang ditunjuk
                                                          sebagai bank sirkulasi  untuk RIS adalah  De Javasche
                                                          Bank, sedangkan Bank Negara Indonesia (BNI) ditugasi
                                                          sebagai bank pembangunan.

                                                              Dalam naskah Persetujuan Keuangan dan Pereko-
                                                          nomian KMB bagian B tentang Perhubungan Keuangan
                                                          Pasal 19 dinyatakan sebagai berikut.

                                                              Ayat  1:  “Selama  Republik  Indonesia  Serikat
                                                              berhutang pada Nederland--termasuk  djuga
                                                              djaminan  jang diberikan  oleh  Nederland
   181   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191