Page 239 - Menabung_Ebook
P. 239
sejahtera yang akan dimulai pada bulan Oktober. Pemerintah berupaya
mengefektifkan ekonomi keluarga dalam upaya pengentasan kemiskinan di
desa dengan menabung.
Selain itu, di tingkat perdesaan, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan
masyarakat desa, Presiden meminta Kepala Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menganjurkan setiap kepala
keluarga di desa agar giat menabung. Dalam kaitannya dengan imbauan
itu, BNI 46 diminta untuk mengeluarkan produk baru, yaitu tabungan Menabung Membangun Bangsa
keluarga sejahtera yang ditujukan untuk keluarga prasejahtera di desa.
Dalam program itu, BKKBN mengajak para konglomerat yang diharapkan
bisa memancing minat menabung, memberikan tabungan pertama. Melalui
program tabungan itu, pemerintah juga meminta para konglomerat untuk
menjadi semacam bapak asuh bagi keluarga pra sejahtera di desa (Kompas,
14 September 1995).
Selanjutnya, pada tanggal 2 Sepetember 1995, Presiden Soeharto
didampingi Gubernur Bank Indonesia, Soedradjad Djiwandono, membuka
acara Pekan Tabungan Nasional (Kantanas) l995 dan mencanangkan Tahun
Gemar Menabung Pelajar Indonesia. Dalam kesempatan itu, Presiden
memberikan penjelasan mengenai mengapa masyarakat harus rajin
menabung. Pemerintah berharap melalui menabung akan dapat mewujudkan
Presiden Soeharto dalam suatu temuwicara bersama anak-anak Indonesia. 229
Sumber: http://www.hmsoeharto.id

