Page 234 - Menabung_Ebook
P. 234
mengenai jaminan Bank Indonesia terhadap tabanas dan taska dicabut.
Demikian pula, ketentuan mengenai deposito pada bank pemerintah
berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.16/7/KEP/DIR
tanggal 1 Juni 1983 dicabut dengan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia
No.22/65/KEP/DIR tanggal 1 Desember 1989.
Untuk membudayakan kebiasaan menabung perlu dilakukan proses
pendidikan menabung di seluruh lapisan masyarakat. Bank Indonesia
dengan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.22/KEP/DIR dan Surat
Edaran Bank Indonesia No.22/134/UPG, keduanya tanggal 1 Desember
1989 membentuk Forum Komunikasi Pendidikan Menabung (FKPM) yang
angotanya terdiri atas unsur-unsur Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,
Departemen Penerangan, Departemen Dalam Negeri, Departemen Agama,
Gerakan Pramuka, Perbankan dan Bank Indonesia. Selain sebagai anggota,
Bank Indonesia merangkap sebagai koordinator.
Tugas FKPM adalah (1) mengadakan pertemuan dan konsultasi secara
berkala, (2) menetapkan langkah-langkah yang berkaitan dengan usaha
pendidikan menabung dalam rangka meningkatkan pengerahan dana
Menabung Pada Masa Kemerdekaan untuk lebih meningkatkan pendidikan menabung. Dengan dibentuknya
masyarakat, (3) malaksanakan kerja sama dan koordinasi yang efektif antar
instansi yang terkait, dan (4) merumuskan program kerja yang diperlukan
FKPM, kegiatan pendidikan menabung yang selama itu dilakukan oleh
Dewan Koordinasi dan Pembinaan Gerakan Tabungan Nasional (Dekop GTN)
dilanjutkan oleh FKPM.
Satu-satunya bank swasta nasional yang masih menggunakan nama
tabanas sebagai nama produk tabungan untuk anak-anak adalah BCA. Pada
tanggal 23 Juli 1991 bertepatan dengan Hari Anak Nasional, BCA meluncurkan
program Tabanas BCA. Meski, secara bisnis menyelenggarakan Tabanas tidak
lagi menguntungkan, BCA tetap mengadakan tabungan untuk pangsa pelajar
SD dan SMP yang dianggap sebagai future market. BCA ingin mengenalkan diri
secara simpatik kepada generasi muda dengan harapan memperoleh suatu
kesan yang baik, yang akan terbawa hingga mereka dewasa. Dalam program
224 ini BCA aktif berkeliling sekolah dengan menggunakan mobil beratribut
menarik. Untuk menarik minat anak-anak, BCA tidak menggunakan imbalan
undian, tetapi hadiah langsung.
Bagi BCA, program Tabanas BCA adalah pelaksanaan fungsi tanggung
jawab sosial perusahaan bank untuk ikut mengenalkan dunia perbankan

