Page 238 - Menabung_Ebook
P. 238

Menabung di                       Selanjutnya, karena produk tabungan makin menarik

                        Penghujung                        dan bervariasi serta meningkatnya promosi tabungan
                                                          yang dilakukan perbankan nasional,  pada  periode
                        Orde Baru                         1995—1996  pertumbuhan tabungan meningkat
                                                          25,1% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.
                                                          Pada  periode  itu  pemerintah  melalui  FKPM juga
                                                          aktif  menyelenggarakan  Pekan  Tabungan  Nasional
                                                          (Kantanas)  yang  diadakan  setiap  tahun  sejak  tahun
                                                          1992.   Meskipun    pertumbuhannya     membaik,
                                                          nilai  tabungan Kantanas masih  lebih  rendah  jika
                                                          dibandingkan dengan nilai  deposito berjangka yang
                                                          lebih disukai oleh masyarakat. Berdasarkan data Bank
                                                          Indonesia, pada periode 1990- an, peranan tabungan
                                                          terhadap seluruh  dana yang berhasil  dihimpun  oleh
                                                          perbankan  adalah  sebagai  berikut:  12,5%  (1991),
                                                          18,3%  (1992), 23,7%  (1993), 26,1%  (1994), 23,8%
                                                          (1995), dan  22,9%  (1996).  Selain  itu,  dari  simpanan
                                                          masyarakat tersebut, simpanan  milik  perseorangan
                                                          tetap  mempunyai  peranan  terbesar,  diikuti  oleh
                                                          perusahaan swasta dan perusahaan negara.

                                                              Dalam kondisi fondasi ekonomi yang dianggap kuat
                                                          meskipun nantinya akan runtuh dalam sekejap diterpa
                                                          krisis, Pemerintah masih  terus gencar  mendorong
                                                          kegiatan menabung di kalangan masyarakat. Upaya itu
                                                          diimplementasikan pemerintah dengan cara, misalnya
                                                          pada tahun  1995  Presiden Soeharto menugasi Bank
                                                          BNI 46 membantu  gerakan  menabung  keluarga
   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242   243