Page 470 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 470

Bab VIII
                                                                                                                                  Dinamika Pemikiran Islam





                                                                                                                                                Amirul Hadi




                                                                                                                Pendahuluan                            Pandangan yang merendahkan di
                                                                                                                                                       atas, tentu, bukan tanpa alasan. Ada
                                                                                                                     arangkali tidak sedikit para      ada dua argumentasi yang diberikan
                                                                                                                     sarjana yang sependapat           mengenai hal ini. Pertama adalah klaim
                                                                                                                Bdengan Anthony H. Johns yang          bahwa Islam yang ada di kawasan ini
                                                                                                                menyesalkan adanya pandangan yang      berbentuk “sinkretis”, di mana berbagai
                                                                                                                merendahkan keberadaan dan peran       kepercayaan dan praktik pra-Islam
                                                                                                                Islam di Asia Tenggara.  Sebelum Johns,   masih ditemukan. Poin kedua adalah
                                                                                                                                    1
                                                                                                                William R. Roff juga mensinyalir adanya   ditemukan konflik antara “adat” dan
                                                                                                                “keinginan yang luar biasa di kalangan   “hukum Islam” di tengah masyarakat.
                                                                                                                para pengkaji ilmu-ilmu sosial Barat   Pergulatan ini diklaim senantiasa
                                                                                                                untuk memperkecil, secara konseptual,   dimenangkan oleh “adat”. Pandangan
                                                                                                                posisi dan peran agama Islam, baik     ini juga telah menggiring para sejarawan
                                                                                                                sekarang maupun pada masa lampau, di   yang lain, termasuk Ira M. Lapidus,
                                                                                                                kalangan masyarakat Asia Tenggara.”    untuk mengklaim bahwa “budaya
                                                                                                                                                 2
                                                                                                                Kecenderungan ini diperburuk oleh      pribumi pra-Islam Asia Tenggara telah
                                                                                                                munculnya stigma “kawasan jantung”     membentuk landasan peradaban Islam
                                                                                                                (heartland) dan “pinggiran” (periphery)   yang datang kemudian.” 4
                                                                                                                di dunia Islam. Istilah yang pertama
                                                                                                                mengacu kepada kawasan Timur Tengah;   Perlu ditegaskan di sini bahwa isu ini
                                                                                                                sementara label pinggiran diberikan    tidak sesederhana yang dibayangkan,
                                                                                                                kepada kepulauan Nusantara. Ada        sehingga dengan mudah seseorang
                                                                                                                opini yang dibangun bahwa semakin      dapat mengklaim bahwa suatu
                                                                                                                jauh jarak seseorang dari Mekah maka   masyarakat lebih Islami dari yang
                                                                                                                semakin lemah keimanannya dan          lain. Tingkat kompleksitas isu ini akan
                                                                                                                dengan demikian semakin kacau praktik   dirasakan ketika “seseorang berupaya
                                                                                                                keislamannya. Kita sesungguhnya, tegas   untuk memahami, dan mereduksi ke
                                                                                                                Johns, “terperangkap dalam metapora    dalam bentuk deskriptif dan analitis,
                                                                                                                yang kita ciptakan sendiri!” 3         berbagai fenomena yang terkait dengan




                                                                                                                                                       Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   459
   465   466   467   468   469   470   471   472   473   474   475