Page 50 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 50

sesudah bertekuk lututnya kekaisaran    kekalahan Dai Nippon meneguhkan                             menjadi bahan studi yang tidak kering-  Tenggara. Jadi janganlah heran kalau
            Jepang, buku ini membahas situasi       hasrat perlawanan nasionalisme dalam                        keringnya. Pengalaman dalam dinamika   studi tentang Asia Tenggara semakin
            kontemporer dan prospek wilayah         menghadapi kemungkinan kembalinya                           perjuangan untuk mendapatkan           populer ketika kesempatan belajar ke
            Asia Tenggara setelah “Perang Asia      kolonialisme Barat. Begitulah dalam                         kemerdekaan nasional tidak saja selalu   universitas-universitas di luar negeri
            Timur Raya” (sebagaimana pemerintah     waktu yang berbeda-beda dan dengan                          diingat tetapi juga dipelajari dan ditelaah   telah pula semakin mungkin untuk
            Jepang menamakannya) berakhir.          corak perjuangan kebangsaan yang                            guna mendapatkan pengetahuan dan       didapatkan.
            Perang yang disebut”Perang Pasifik”     tidak pula seirama, hasrat dan tekad                        kearifan di saat gejolak dan dinamika
            oleh pihak Sekutu (Amerika Serikat,     nasionalisme dari bangsa-bangsa di Asia                     kehidupan kebangsaan harus dihadapi.   Kalau sejarah perkembangan ilmu sosial
            Inggris, Perancis dan Belanda), yang    Tenggara diperlihatkan dalam tekad                                                                 dan kebudayaan di tanah air tercinta ini
            telah memporak-porandakan wilayah       untuk merebut atau mempertahankan                           Ketika kemerdekaan bangsa telah berada   sempat ditelaah maka tampaklah bahwa
            Asia Tenggara selama beberapa tahun     hasrat kemerdekaan.                                         di tangan dan di waktu corak dan       usaha akademis untuk mendalami
            (1942-1945)—ternyata bukan saja                                                                     landasan ideologis dari pemerintahan   pengetahuan tentang kehidupan
            memberi kesempatan bagi tumbuh          Terlepas dari perbedaan pengalaman                          negara terasa telah semakin selesai    penduduk di kepulauan Indonesia secara
            dan berkembangnya kekuatan politik      sejarah dan corak dinamika sosial-                          untuk diperdebatkan—perdebatan         keseluruhan barulah bermula ketika
            nasionalisme di kalangan bangsa-        politik dari bangsa-bangsa di Asia                          ideologis yang bahkan sempat           kemerdekaan bangsa telah kokoh berdiri.
            bangsa di Asia Tenggara tetapi juga     Tenggara ini namun secara umum                              dipertengkarkan dengan kekerasan—      Bolehlah dikatakan bahwa usaha untuk
            menyebabkan terjadinya “loss of prestige   bisa dikatakan bahwa berakhirnya                         bisalah dikatakan bahwa anak-bangsa    memahami dinamika sosial kultural
            for Europeans”.                         Perang Dunia II, atau biasa juga disebut                    di wilayah ini merasakan betapa        daerah-daerah (terutama wilayah luar
                                                    Perang Pasifik, adalah awal dari                            pentingnya pemahaman atas gejolak      pulau Jawa) barulah bermula pada awal
            Kalau lembaran sejarah dari negara-     bermulanya pergolakan bersenjata demi                       dinamika sejarah dari bangsa-bangsa    tahun 1970-an—jadi sejak kekuasaan
            negara di wilayah Asia Tenggara sempat   kemerdekaan bangsa. Sejak itu –dengan                      lain di Asia Tenggara. Maka bisalah    Orde Baru telah semakin mantap.
            dibuka maka tampaklah bahwa 1945        corak peristiwa dan dinamika yang                           dipahami juga kalau dalam suasana ini   Sejak waktu itulah pula perluasan dan
            bukan saja tahun ketika kekuatan        berbeda-beda—hasrat kemerdekaan                             perdebatan politik tentang alur ideologis   pendalaman pengetahuan tentang
            militer Sekutu berhasil mengakhiri      nasional menjadi tema sentral dalam                         kenegaraan semakin sering diwujudkan   berbagai dimensi dari sejarah modern
            kekuasaan militer Dai Nippon tetapi juga   sejarah Asia Tenggara. Jika patokan                      dalam kerja-sama politik dan ekonomi—  Indonesia mulai dilakukan. Jadi bisalah
            saat di waktu kekuatan nasionalisme     umum yang agak formalistik boleh                            antara lain dengan mengadakan          dikatakan bahwa sesungguhnya bibit
            dari beberapa bangsa di Asia Tenggara   dipakai maka bisalah dikatakan bahwa                        hubungan dagang dan diplomatik dan     pengetahuan yang telah mulai ditanam
            menampilkan diri. Seketika hasrat oposisi   barulah dua-tiga dekade kemudian                        bahkan akhirnya mendirikan ASEAN       sejak masa kolonial kini telah tumbuh
            dalam menghadapi militerisme Jepang     kemerdekaan nasional menjadi milik                          (Association of Southeast Asian Nations).   menjadi telaah akademis yang bersifat
            telah dihentikan oleh kemenangan        semua negara-bangsa di wilayah ini.                         Sejak itulah pula perhatian akademis   internasional. Jika pertumbuhan dan
            militer Sekutu, maka di waktu itu pula   Sejak waktu itulah pula kenangan pada                      semakin diwujudkan dalam usaha         perluasan ilmu pengetahuan teknologis
            pergulatan yang bersimbah darah         berbagai derita dan konflik yang pernah                     memupuk kerjasama kebudayaan.          sangat tergantung pada kesempatan para
            terjadi. Meskipun terjadi dalam waktu   dialami tidak lagi hanya disimpan                           Dalam suasana inilah pula dilakukan    ilmuwan bangsa untuk memperdalam
            yang berbeda-beda tetapi ternyata       dalam kenangan bangsa tetapi telah pula                     usaha mengembangkan studi Asia         taraf keilmuan yang sangat erat



         38     Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   39
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55