Page 17 - Buku
P. 17
4. Siswa memperoleh kadangkadang bertepuk cukup, berpotensi
kebiasaan untuk tangan, dan sebagainya mengganggu kelas
menerima dan 4. Sebagian besar anak lain, serta kurang
membagi tanggung yang tidak ikut bermain optimal bagi siswa
jawab dengan drama mereka jadi yang tidak terlibat
sesamanya. kurang kreatif, (Naldi et langsung.
5. Siswa melatih dirinya al., 2024)
untuk melatih,
memahami, dan
mengingat isi bahan
yang akan didramakan,
(Naldi et al., 2024)
8. Simulasi Metode simulasi 1. Dapat meningkatkan 1. Apabila pengelolaannya Metode simulasi (Akselbo et al.,
merupakan metode gairah siswa dalam kurang baik, maka adalah pembelajaran 2020)
pembelajaran yang proses pembelajaran pelaksanaan simulasi yang meniru situasi (Windari, 2024)
menghadirkan tiruan karena siswa terlibat tidak akan mencapai nyata untuk melatih
dari suatu proses, aktif. tujuan pemahaman,
situasi, atau peristiwa 2. Mempermudah siswa yang ditetapkan. keterampilan, dan
nyata ke dalam kelas. dalam memahami 2. Memerlukan waktu berpikir kritis siswa.
Simulasi adalah kegiatan suatu konsep atau yang cukup lama dan Metode ini mampu
yang meniru realitas proses. persiapan yang matang meningkatkan
lingkungan klinis dan 3. Metode ini dapat agar simulasi berjalan keaktifan, keberanian,
dirancang untuk memupuk keberanian dengan lancer, dan rasa percaya diri,
menunjukkan prosedur, dan percaya diri siswa (Windari, 2024) namun membutuhkan

