Page 18 - Buku
P. 18
pengambilan keputusan, dengan bermain peran, persiapan yang
dan pemikiran kritis (Windari, 2024) matang serta waktu
melalui teknik-teknik yang cukup agar
seperti bermain peran, tujuan pembelajaran
(Akselbo et al., 2020) dapat tercapai.
9. Pemberian Tugas Pemberian tugas adalah 1. Memberi semangat 1. Sulit untuk mengawasi Metode pemberian (Sri Sulastri,
(Resitasi) cara interaksi belajar kepada para peserta apakah pekerjaan yang tugas merupakan cara 2023)
mengajar yang ditandai didik dalam melakukan disodorkan ke pendidik pembelajaran yang (Santoso, 2020)
dengan adanya tugas aktivitas belajar itu karyanya sendiri atau mendorong siswa
dari guru yang individual atau karya kelompoknya belajar secara mandiri
dikerjakan oleh siswa di kelompok dan sendiri. maupun kelompok
sekolah maupun di mengarahkan mereka 2. Dalam mengerjakan melalui kegiatan yang
rumah secara individu pada studi mandiri. tugas secara kelompok, menumbuhkan
maupun kelompok. 2. Memberi tidak jarang hanya satu tanggung jawab,
Dengan cara ini tanggungjawab kepada dua orang yang aktif kemandirian, dan
diharapkan siswa akan peserta didik dalam bekerja, sedangkan yang pemanfaatan waktu
bersikap bebas namun belajar tanpa harus lain pasif, tidak berbuat secara produktif.
bertanggung jawab dan diawasi terus-menerus apa-apa, atau menerima Metode ini efektif
siswa akan mengalami oleh pendidik. saja apa yang dibuat dalam melatih
dan mengetahui 3. Melatih peserta didik oleh temannya. disiplin dan
berbagai kesulitan untuk memilih bagian- 3. Jika metode ini terlalu kesadaran belajar,
kemudian berusaha bagian materi pelajaran sering diberikan, akan namun memiliki
mengatasi kesulitan yang dianggap penting menimbulkan rasa jenuh kelemahan berupa
tersebut. Metode dan bosan kepada sulitnya pengawasan

