Page 11 - Binder EDISI KHUSUS IBEC MANAJEMEN JUNI 2021 LOWRES final
P. 11

MEMBUDAYAKAN ETIKA DALAM ORGANISASI  11
                                                                                    Edisi No. 6 Tahun 2021




            Adapun etika organisasi merupakan                 Dalam teori etika, tercakup dalam
            pemahaman mencakup nilai-nilai organisasi         deontologi, yaitu niat dan prinsip. Sementara
            kepada karyawan dan/atau entitas lain, yang       dalam sifat keutamaan, yaitu sikap atau
            terbentuk ketika individu dengan beragam          akhlak seseorang, seperti rasa malu.
            minat dan latar belakang yang berbeda
            bersatu pada tujuan dan sasaran yang              Kesesuaian kewenangan adalah selayaknya
            ditentukan.                                       dalam menjalankan kekuasaan dan hak yang
                                                              diberikan untuk bertindak dan menjalankan
                                                              tanggung jawab kepada orang lain atau
            Ketaatan perilaku                                 melakukan sesuatu. Dalam teori etika,
            Secara terminologi, ketaatan perilaku yang        mengikuti prinsip utilitarian (Turnipseed, 2002).
            dimaksud dalam penelitian merupakan               Keputusan dan tindakan terbaik menghasilkan
            kepatuhan terhadap prinsip etika yang             kondisi bersih lebih besar dan kerugian bersih
            tercermin melalui perbuatan, tanggapan,           terkecil bagi masyarakat secara keseluruhan.
            atau reaksi individu dalam lingkungannya dan      Dalam sifat keutamaan (virtue) mencakup
            proses pengambilan keputusan.                     sikap atau akhlak seseorang, yaitu fairness
                                                              atau keadilan.
            Ketaatan perilaku karyawan ditunjukkan
            dengan mampu mempraktikkan perilaku
            beretika, menunjukkan, mengamalkan,               Dukungan organisasi
            dan memanifestasikan perilaku etika               Secara terminologi, dukungan organisasi
            dalam keseharian di tempat kerja. Menurut         yang dimaksud dalam penelitian merupakan
            Turnipseed (2002), dalam fenomena good            sistem dalam organisasi yang berkontribusi
            soldier (good soldier syndrome), berarti          untuk menciptakan dan memelihara ketaatan
            karyawan menaati etika dan nilai, serta           perilaku dalam budaya etika.
            ditunjukkan dengan perilaku baik (manners)
            dan taat (comply).                                Dua sistem yang dimaksud mencakup sistem
                                                              yang bersifat formal, seperti kebijakan dan
            Ada 3 dimensi dalam variabel ketaatan             prosedur, proses pengambilan keputusan
            perilaku, yaitu kebenaran informasi, kewajaran    formal, maupun orientasi atau pelatihan;
            penggunaan fasilitas organisasi, dan              maupun sistem yang bersifat informal, seperti
            kesesuaian kewenangan.                            panutan (role model), dan norma tidak tertulis
                                                              terkait perilaku sehari-hari.
            Kebenaran informasi adalah sesuai dengan
            seharusnya dan dapat dipercaya terkait proses     Ada 4 dimensi dalam variabel dukungan
            pemberitahuan informasi maupun penjelasan         organisasi, yaitu dukungan pemimpin
            tentang suatu hal atau pemaknaannya.              terhadap etika, penegakan aturan organisasi
            Dalam sifat keutamaan (virtue), mencakup          terhadap etika, ketersediaan saluran
            sikap atau akhlak seorang individu, yaitu         komunikasi pelaporan etika, dan ketersediaan
            kejujuran, dan mempertanggungjawabkan             program sosialisasi etika.
            apa yang dipercayakan kepada kita (amanah).
                                                              Dukungan pemimpin terhadap etika adalah
            Kewajaran penggunaan fasilitas organisasi         ketika para pemimpin mempengaruhi
            adalah selayaknya dan sebagaimana                 pembentukan perilaku etika melalui apa
            mestinya dalam memanfaatkan hal                   yang dikatakan, dilakukan, atau didukung
            yang disediakan, termasuk sarana untuk            oleh pemimpin, baik secara formal maupun
            melaksanakan fungsi dalam organisasi.             informal.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16