Page 25 - E-MODUL REVISI OKE
P. 25
Kemudian perhatikan hasil kalinya seperti di bawah ini
1 2 −1 4 9 2
AB = [ ] [ ] = [ ],
0 1 5 −1 5 −1
−1 4 1 2 −1 2
BA = [ ] [ ] = = [ ]
5 −1 0 1 5 9
Terlihat bahwa AB ≠ BA.
1.2.4 Transpos Matriks
Menghitung transpos suatu matriks adalah mengubah
susunan entri-entri matriks tersebut dengan cara tertentu. Jika
diberikan matriks A berukuran × , maka dapat diperoleh
matriks lain, sebut saja B, yang berukuran × dengan cara
mengubah baris ke-i matriks A menjadi kolom ke-i matriks B, i =
1, 2, …, m. Matriks B ini dinamakan transpos matriks A, yang
dinotasikan dengan . Jadi jika A = [ ], maka = [ ]. i
Contoh 1. 10 Diberikan matriks A berikut ini
6 −4 1 0
A = [ 5 7 22 20].
−7 2 11 13
6 5 −7
= [ −4 7 2 ].
1 22 11
0 20 13
Selanjutnya diberikan sifat-sifat yang diperoleh dari suatu
transpos matriks terhadap operasi-operasi yang lain, yaitu
penjumlahan, perkalian dengan bilangan real, dan perkalian
matriks.
24

