Page 102 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 102
“Emak akan berusaha sekuat tenaga. Nur harus tamat
kuliah,” kata emak.
Mulailah Nur menjalani hari‐hari sebagai mahasiswi baru.
Seperti doa bapak, semua berjalan lancar. Hanya satu yang
kurang lancar, yaitu dana. Nur harus bisa mengatur
pengeluaran sehemat mungkin. Meski ada dana bidik misi
dan bantuan dari kakak Nur secara bergantian, namun Nur
selalu kekurangan. Tak jarang emak harus mencari pinjaman
uang ke sana ke mari demi mengisi kantong Nur saat harus
balik ke Padang.
“Mak, uang Nur tinggal lima ribu. Nur belum makan.”
Demikian Nur pernah menelepon emak dari indekosnya.
Mendengar itu, buru‐buru emak menelepon salah seorang
kakak Nur agar mengirimkan uang kepada Nur.
Walau susah, kuliah Nur terus berjalan. Tak terasa empat
tahun berlalu. September 2020, tibalah Nur di pengujung
masa pendidikannya. Sidang skripsi berhasil dilewatinya.
Gelar S.Pd. resmi disandang Nur. Saat wisuda, betapa Nur
bahagia melihat binar di mata emak.
“Bapak,,, lihatlah! Aku sudah memetik bintang,” ujar Nur.
90 | 80 Cerpenis MediaGuru

