Page 106 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 106

Masa  pandemi  bagiku  yang  awam,  lingkungan  pondok
             dirasa  lebih  aman  dan  steril  dari  terpaparnya  virus.  Bukan
             hanya covid‐19 yang kutakutkan, ganasnya virus negatif dari
             gawailah yang lebih mengerikan.
                 Betapa  sulit  menentukan  pilihan.  Satu  sisi  aku  sangat
             tenang  anakku  di  pondok.  Di  sisi  lain  aku  khawatir
             keberadaannya merepotkan guru dan pengurusnya. Namun,
             semua harus kuputuskan untuk menjauhkannnya dari trauma
             berkepanjangan. Kerasnya kepalan ayahnya memukulku dan
             kejamnya pengaruh buruk gawai berkepanjangan.
                 Ya Allah, jika boleh kumengadu. Izinkan seluruh tenagaku
             untuk beribadah menafkahi buah hatiku. Izinkan dia beserta
             teman‐temannya  di  pondok  merasakan  ketenangan  dan
             kedamaian mencari ilmu‐Mu, menggapai berkah‐Mu. Izinkan
             kuhapus  luka  dengan  kesuksesan  anakku.  Izinkan  aku
             memperbaiki  diri  dengan  segala  kekurangan,  keterbatasan,
             kebodohan, dan keegoisanku.

                 Ampunilah  hamba‐Mu  yang  hina,  yang  tidak  taat  orang
             tua  untuk  melanjutkan  sekolah  karena  menikah  di  usia  dini.
             Seluruh  ujian‐Mu  adalah  sekolah  hebat  bagiku.  Kuterima
             semua  kasih  sayang‐Mu.  Perkenankan  kuperbaiki  semua
             kelakuanku. Kan kujaga amanah‐Mu dengan sepenuh jiwaku.
             Terimalah taubatku. Aamiin yaa Rabb.












             94 | 80 Cerpenis MediaGuru
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111