Page 111 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 111
Kangen
Oleh: Gita Pradnya Adi Dewi Paramitha
M
entari mengintip dari celah jendela kaca kamarku.
Cahayanya perlahan mengelus lembut pipiku yang
chubby, hangat. Sayup‐sayup terdengar kicau
burung bernyanyi. Perlahan kubuka mata ini melirik jam beker
di atas ambalan kamarku. Ah, waktu sudah menunjukan pukul
enam pagi. Hari ini, Jumat, besok sudah akhir pekan. Aku
harus segera bersiap ke sekolah. Kangen dengan suasana
sekolah dan teman‐teman, meskipun setiap hari bertemu
selalu saja rasanya gembira bisa bersama.
Hari ini aku berjumpa teman‐teman. Baru sampai di
halaman sekolah saja sudah terasa kehebohannya. Ada suster
kepala yang selalu tersenyum dan menepuk lembut bahuku.
Guru‐guru yang tersenyum semanis es krim menyambut
semua yang datang. Om Sil penjaga sekolah yang super
gendut. Teman‐teman yang imut dan lucu. Aduh, senangnya.
Sesuai rencana, hari ini saat jam istirahat, aku akan
berbagi makanan dengan teman‐teman. Jam istirahat
pertama pasti seru karena perut sudah mulai bernyanyi . Saat
yang selalu ditunggu, kami saling bertukar dan berebut
makanan. Pisang keju yang kubawa pasti jadi rebutan teman‐
teman. Aku pun tak sabar menanti Cristo membuka bekalnya,
donat yang empuk ala pipi Cristo sungguh lezat. Aku ingin
bertukar dengannya. Risol mayo yang dibawa Olin sungguh
menggoda, mayonya yang lumer saat gigitan pertama
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 99

