Page 116 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 116

Satu  jam  kemudian  suara  tangisnya  mulai  melemah.
             Matanya mengikuti ujung jariku, menikmati alur ceritaku.
                 Matahari  mulai  bergeser  beberapa  derajat  dari  jam  12
             siang.  Safa  akhirnya  tertidur  pulas  di  lantai  sudut  ruangan
             dengan    kepala   terkulai.   Perlahan,   kugendong    dan
             kurebahkan berjajar dengan teman‐teman seusianya.
                 Wajahnya  masih  menyisakan  guratan  kekesalan.  Safa
             terlalu sayang pada Bu Umi. Dia tidak mau berbagi. Apalagi
             dengan  adik  bayi  yang  setiap  pagi  merenggut  perhatian  Bu
             Umi darinya.
                 Safa  marah,  Bu  Umi  tidak  lagi  mengajaknya  main
             sepanjang  pagi  karena  harus  mengasuh  di  baby  class.  Safa
             tidak  terima.  Baginya,  Bu  Umi  adalah  miliknya.  Perlu  waktu
             bagi  Safa  untuk  bisa  memahami  bahwa  menyayangi  tidak
             harus memiliki seutuhnya. Entah berapa lama, entah sampai
             kapan Safa akan memahami ini semua.



                              Profil Pengarang



                 Hayatul Mudayati tinggal di salah satu kabupaten di Jawa
             Timur. Tepatnya di Kabupaten Jombang. Mengabdikan diri di
             PP Darul Ulum Kepuhdoko sebagai Kepala Raudhatul Athfal.
             Pernah menulis karya ilmiah yang membawanya menjadi guru
             berprestasi  Kabupaten  Jombang  pada  2019  dan  menjadi
             pemicu untuk terus belajar menulis .




             104 | 80 Cerpenis MediaGuru
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121