Page 110 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 110
Pagi ini kuseka wajah ibu dipangkuanku. Wajah yang
selalu menatap penuh cinta. Kuelus rambutnya yang dulu
pernah mengelus rambutku. Kugenggam tangannya yang
dulu pernah menyuapi di kala aku kecil. Kubersihkan kakinya
yang dulu pernah membersihkan kakiku yang kotor karena
bermain lumpur. Dulu ibu yang memandikan saat aku tak
berdaya. Sekarang aku yang memandikan ibu agar bersih dan
suci ketika menghadap‐Nya.
Aku akan tetap merindumu. Berjuta aksara takkan
mampu menuliskan rasa rindu ini. Biarlah terbingkai dengan
rapi di setiap lantunan doaku. Hamparan sajadah panjang
yang terbentang. Menikmati pertemuan kita nanti.
Profil Pengarang
Fitriani, S.Pd., lahir di Tanjungpandan, 18 Juni 1979. Saat
ini bertugas sebagai guru bahasa Indonesia di SMK Negeri 3
Tanjungpandan Belitung. Buah karya perdananya adalah
sebuah buku Kumpulan Puisi yang berjudul Mozaik Itu Akan
Selalu Ada (2019). Di bidang sastra, pengarang pernah meraih
juara dua dalam lomba cerpen tingkat Kabupaten Belitung
yang berjudul Siluet Senja di Bundaran Satam yang
diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Tanjungpandan
Belitung (2016).Pengarang dapat dihubungi via e‐mail
veetree79@gmail.com
98 | 80 Cerpenis MediaGuru

