Page 16 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 16

Yang  aku  yakini,  pasang  surut  kehidupan  itu  suatu
             keniscayaan.  Kemarin  mungkin  aku  hidup  bergelimang
             kecukupan. Kini kami hidup begitu pas‐pasan. Entah apa yang
             bakal terjadi esok hari dan lusa.
                 Tak  dapat  kutampik  semangatku  yang  berlipat‐lipat
             tatkala melihat istriku yang tabah mendampingi di saat‐saat
             susah  seperti  ini.  Dia  ada  tidak  hanya  ketika  kami  hidup
             sangat berkecukupan. Kehadirannya, juga tutur katanya yang
             menenangkan, dalam situasi seperti ini benar‐benar membuat
             aku percaya akan kekuatan cinta.
                 Rasa‐rasanya,  bukanlah  hal  yang  istimewa  jika  aku
             berjuang  berdarah‐darah  demi  istri  dan  anakku  sekarang.
             Sebab, hal itu sudah menjadi kewajiban bagi seorang suami
             dan  ayah.  Namun,  yang  jelas,  ada  harap  semoga  lelah  ini
             menjadi lillah. Dan badai pandemi ini segera berlalu.
                 Kami  telah  melakukan  tugas  masing‐masing.  Berupaya
             dengan  purna.  Sebagaimana  aku  yang  hampir  setiap  hari

             dilanda kebingungan mengais rupiah. Sementara di luar sana
             penguasa  dan  wakil  rakyat  tak  tahu  apa  yang  sedang  kami
             alami  saat  ini.  Perut  kosong  sejak  pagi,  sedangkan  bantuan
             yang digaungkan pun hanya aku lihat di televisi.
                 Hidup harus terus berlanjut. Semangat tak boleh kendur.
             Demi  dapur  mengepul.  Terbayang  kembali  wajah  istriku
             tatkala aku berada di waktu‐waktu yang terasa begitu lambat
             berlalu.  Berjuang  tanpa  lelah.  Untuk  sesuatu  yang  biasa
             kausebut cinta…

                               Surabaya, hujan bulan November 2020



             4 | 80 Cerpenis MediaGuru
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21