Page 17 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 17
Profil Pengarang
Eko Prasetyo, seorang
penulis yang lahir di Malang,
11 Desember 1981. Alumnus
sastra Indonesia Universitas
Negeri Surabaya (Unesa) ini
pernah tergabung dalam buku
kumpulan cerpen Ndoro Saya
Ingin Bicara (2014) dan kumpulan puisi Gugat (2014) bersama
para penikmat sastra alumni Unesa.
Di antara 89 buku yang telah ditulisnya, sebagian di
antaranya termasuk buku‐buku puisi. Misalnya, Mahabah
(2008), Rumah Kartu (2012), Merekam dengan Kata‐Kata
(2013), Romansa Secangkir Kopi (2014), dan Jeng Ratih‐ku
Sayang (2019).
Kini pria yang semakin senja tapi makin sedap dipandang
ini sedang menyelesaikan pendidikan doktoral di Unesa.
Mantan editor Jawa Pos ini sekarang menggawangi
MediaGuru sebagai pemimpin redaksi dan aktif dalam
membudayakan literasi membaca serta menulis di dunia
pendidikan.
Buku antologi kumpulan cerpen Untuk Sesuatu yang Biasa
Kausebut Cinta ini merupakan gagasannya untuk merawat
budaya literasi menulis melalui karya sastra yang melibatkan
guru‐guru dalam kelas menulis cerpen MediaGuru angkatan 1.
Sebelumnya, dia terlibat dalam antologi Merawi Hujan pada
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 5

