Page 178 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 178

“Pokoknya Din, Papa tidak setuju kamu menikah dengan
             orang asing itu. Kalau kamu ingin bersamanya, kamu keluar
             saja dari rumah ini,” ujar papa dengan suara meninggi.
                  Aku  hanya  menangis,  mengharap  papa  bisa  merestui
             hubunganku  dengan  Ken.  Aku  terus  merayu  papa,  namun
             papa  tak  juga  memberikan  restunya.  Dia  kokoh,  bergeming
             bagai  batu  karang.  Aku  tak  dapat  menghapus  rasa  cintaku
             pada Ken. Aku keluar dari rumah dengan segala kenekatanku.
             Mengejar kebahagiaanku dengan Ken. Sosok pria yang amat
             aku cintai.
                  Ken  teman  kuliahku  di  universitas  terkenal  di  Jakarta.
             Kami  berbeda  fakultas,  namun  kami  aktif  di  kegiatan  sosial
             yang   sama.    Kepeduliannya    membuatku     jatuh   hati.
             Perhatiannya  kepada  orang  lain  meyakinkanku  bahwa  dia
             seseorang  yang  berempati  tinggi.  Aku  pun  ingin  mendapat
             perhatiannnya.
                  Satu  hari  kami  berjanji  untuk  bertemu  di  kedai  favorit

             kami.  Awan  abu‐abu  sudah  bergelayut  menunggu  diembus
             angin hingga tak lama turun rinai hujan. Bukannya berteduh,
             aku  sengaja  membasahi  diriku  dengan  air  hujan  itu  agar
             dirimu khawatir denganku.
                  Lalu,  kamu  datang  dan  menyelimutiku  dengan
             mantelmu.  Kita  segera  memasuki  kedai  dan  memesan  ocha
             hangat. Menyeruputnya habis hingga ke dasar gelas. Dan tak
             lupa semangkuk mie shirataki panas dengan taburan suwiran
             ayam  yang  begitu  gurih.  Favorit  kami  berdua.  Kami  saling
             memandang dan terbenam menikmati suasana kebersamaan
             itu.




             166 | 80 Cerpenis MediaGuru
   173   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183