Page 188 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 188

sewindu ini aku rawat dan jaga sendirian. Tanpa pendamping
             yang dulu begitu manis berjanji akan menjadikanku belahan
             jiwa  seumur  hidupnya.  Jiwa  petualang  liar  Mas  Angga  tak
             juga menjinak sejak biduk berlayar. Berkali‐kali dia singgah di
             taman‐taman  bunga  yang  menurutnya  lebih  menawan
             dibandingkan taman surga yang telah kami semai.
                 Mas  Angga  senang  berkelana,  tapi  tak  pernah  mau
             melepaskanku.  Padahal,  seringkali  kutawarkan  padanya
             kebebasan  itu.  Namun,  dia  selalu  kembali.  Menyapa  penuh
             ketenangan  tanpa  memedulikan  jiwaku  yang  semakin
             merapuh. Jika tak ada senyum, mungkin aku sudah tumbang
             tercerabut kecewa dan amarah.
                 Lima  tahun  sudah  Mas  Angga  memilih  tinggal  bersama
             bunga liar terakhir yang dia petik. Kehadiran anak perempuan
             yang sejak dulu begitu diidamkannya, membuat Mas Angga
             seolah dilanda amnesia pada ketiga penerusnya.
                 Sejak  hari  itu,  kisahku  bergulir,  beraroma  kopi  hitam

             pekat.  Panas,  mengepul,  dan  terasa  pahit  karena  yang
             kuhadapi  dari  dini  hari  hingga  menjelang  anak‐anak
             berangkat  sekolah  adalah  kompor  dan  penggorengan.
             Sumber  utamaku  mengumpulkan  rupiah.  Membuat  aneka
             jajanan untuk dititipkan di kantin sekolah.
                 Di  tempat  anak‐anak  menimba  ilmu  inilah  Allah
             membukakan jalan rezeki. Meski penghasilan yang diperoleh
             tak  berlimpah,  tapi  cukup  membuat  kehormatanku  terjaga.
             Tidak  harus  utang,  pinjam  pada  tetangga  atau  mengemis
             belas kasih pada kerabat.
                 Namun,  sejak  pandemi  korona  melanda  dan  sekolah
             diliburkan,  aku  merasakan  juga  imbasnya.  Berhenti  jualan


             176 | 80 Cerpenis MediaGuru
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193