Page 202 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 202

Di Antara Jarak dan Cinta

                                   Oleh: Nurmie



             A
                     ku mengenang kisah cinta 26 tahun yang lalu. Kisah
                     cinta  yang  dipisahkan  oleh  tempat.  Aku  di  Muara
                     Teweh, Provinsi Kalimantan Tengah dan sang pujaan
             hati berada di Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
                 Waktu  itu  alat  komunikasi  tidak  secanggih  sekarang.
             Komunikasi  hanya  lewat  surat  dan  telepon  di  kantor
             kelurahan  yang  menjadi  saksi  bisu  antara  dua  sejoli  yang
             sedang  menjalin  cinta  suci.  Komunikasi  yang  terhambat
             membuat hubunganku terasa berat untuk dijalani. Hubungan
             kami  sudah  di  ketahui  kedua  orang  tua.  Namun,  terkendala
             dari pihak keluargaku yang kurang menyetujui hubungan ini,
             terutama ayah.
                 Seingatku  di  sore  yang  mendung  dan  sepi,  saat  itu  ada
             berita  yang  sangat  mengiris  hati.  Bahwa  sang  pujaan  hati
             berpaling ke wanita lain. Aku kaget, sedih, dan marah saat itu.
             Aku  bertanya  dalam  hati,  “Kenapa  ini  bisa  terjadi  dan  apa
             yang harus kulakukan?”
                 Komunikasiku terputus selama enam bulan dengan sang
             pujaan hati. Tiada surat dan telepon, semua diam, membisu.
             Aku jalani hari‐hari untuk mengabdi sebagai guru.
                 Siang  yang  cerah  aku  duduk  di  kursi  teras  tempat
             kontrakanku. Ada suara yang biasa kudengar yaitu bunyi kuda
             besi  dari  Pak  Pos  mengantar  sebuah  amplop  warna  merah
             jambu. Eh, amplop itu ternyata surat dari sang pujaan hati.


             190 | 80 Cerpenis MediaGuru
   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206   207