Page 211 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 211

menyelamatkan Lingga. Dokter memutuskan langkah operasi
              untuk mengangkat tumor yang ada di kepala Lingga.
                   Akhirnya, persiapan untuk operasi Lingga tuntas. Dokter
              yang  melakukan  operasi  sudah  bersiap  dan  semua  sanak
              famili mendoakan Lingga. Aku setia menunggu di luar kamar
              operasi. Sehari Lingga di ruang RR. Kemudian dipindahkan ke
              ruang  inap.  Tampak  kesehatannya  mulai  pulih.  Sudah  bisa
              berbicara, tetapi aku melarangnya jangan banyak bicara dulu.
              Lingga tersenyum kepadaku.
                   Esok harinya Lingga drop lagi dan dibawa ke ruang ICU.
              Aku  sudah  punya  firasat  bahwa  kali  ini  Lingga  akan
              meninggalkanku  untuk  selamanya.  Tidak  lama  dokter  yang
              menangani  Lingga  keluar.  Dengan  muka  sayu,  sembari
              memberitahu  dan  meminta  maaf  kalau  Lingga  sudah  tiada.
              Aku terduduk dan panik serasa bumi ini berputar mendengar
              kabar itu. Tanpa terasa air mataku deras membasahi pipiku.
              Apa yang aku khawatirkan benar‐benar terjadi. Selamat jalan

              Lingga‐ku  sayang.  Engkau  akan  tetap  dalam  hatiku,  meski
              dunia kita telah berbeda.




















                                 Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 199
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216