Page 23 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 23
Izinkan Aku Menjadi Istrimu
di Surga
Oleh: Uki Lestari
S
ang fajar mulai mengintip dari kejauhan. Bersama
jingganya yang menyeruak. Semilir angin menembus
ruang rindu yang kelu. Kutatap semesta, seakan ikut
bertasbih menyambut mentari yang lamat‐lamat hadir di
antara mereka. Dingin, tapi kehangatan memelukku di subuh
itu.
Kenari mencicit gaduh di ranting‐ranting pohon tak jauh
dari tempatku berdiri. Embun yang membasahi dedaunan
juga ikut menyejukkan lara hati ini. Rindu yang makin kelu, di
saat mengenangmu. Kisah kita, beberapa musim lalu.
"Kenanga, jika suatu saat nanti kamu merindukanku,
datanglah ke sini. Aku ingin kamu mencium mawar ini. Bunga
yang menjadi saksi bahwa kita pernah saling mencintai," ucap
Reyhan sambil memperbaiki dekapan tangan ke dadanya.
Aku hanya tersenyum. Memanjakan mata menyaksikan
tubuh semampai tak jauh dari tempat kududuk. Dadanya
yang bidang, kuharap tempat bersandar kelak di saat lelahku.
Wajah baby face‐nya begitu menawan, kuharap juga mampu
membasuh penatku. Mata elangnya pun memikat, kusadari
sedang menatapku penuh cinta.
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 11

