Page 314 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 314
Setelah dua bulan berjalan, pandemi covid‐19 tak
terselesaikan. Justru yang terdeteksi positif covid‐19 semakin
bertambah. Zona merah pun terlampaui sehingga perlu
adanya PSBB. Bekerja dan sekolah dari rumah membuat
kehidupan Pak Juki makin miris.
Aku sampai memikirkan bagaimana caranya bisa
menolong keluarga Pak Juki. Selama ini Pak Juki termasuk
keluarga yang kurang mampu, tetapi beliau tidak mau jika ada
yang menolongnya secara cuma‐cuma. Aku tahu kesulitan
Pak Juki. Berjualan saat pandemi ini tidak dapat dipastikan
akan mendapat laba yang lebih dari modal semula.
Pemerintah sudah mengumumkan adanya bantuan 50%
biaya listrik dan memberikan bantuan langsung tunai melalui
balai desa. Aku menanyakan ke paman, seorang sekertaris
desa. Aku mau Pak Juki menerima bantuan ini yang akan
dicairkan minggu depan.
Kudatangi rumah Pak Juki, ternyata hanya ada istrinya.
Kuceritakan maksud kedatanganku.
“Alhamdulillah, terima kasih atas rezeki yang telah
engkau berikan ya, Allah,” ucap Bu Surti dengan rasa bahagia
yang tersirat di wajahnya.
Tak lama kemudian Pak Juki datang.
“Le, sudah lama di rumah?” Rasa lelah terlihat di wajah
Pak Juki. Keringat pun bercucuran dan diusap dengan handuk
yang tergantung di bahunya.
“Baru datang, Pak. Saya tadi dari balai desa dan bertemu
dengan paman. Beliau memberitahu bahwa ada bantuan
covid untuk keluarga Pak Juki yang akan dicairkan minggu
depan.”
302 | 80 Cerpenis MediaGuru

