Page 311 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 311
Kebetulan rumah Pak Juki berada tak jauh dari rumahku
sehingga aku tahu keseharian dan kehidupan rumah
tangganya.
Terlihat rumah Pak Juki dengan pagar luntas dan bunga
sepatu di sudut pekarangannya. Rumah dengan bangunan
separo tembok dan selebihnya anyaman bambu. Pak Juki
sudah disambut oleh kedua putranya, berusia 5 tahun dan 2
tahun.
Sang istri, Bu Surti, juga turut menghampiri dan mencium
tangan Pak Juki. Terlihat jelas mereka keluarga sejahtera dan
bahagia. Bu Surti sosok pengertian dan sabar. Selain merawat
kedua buah hatinya, juga merawat ibu mertuanya bernama
Bu Sumini. Beliau sudah terlihat renta. Jika ingin ke belakang
atau ke kamar sudah tak berdaya.
Aku paham betul dengan Bu Sumini. Dulu selalu
membantu orang tuaku mengerjakan pekerjaan rumah
tangga. Bu Sumini datang pagi dan pulang ketika ibu sudah
sampai di rumah. Aku dari pagi hingga sore selalu bersama Bu
Sumini.
Tiba‐tiba Bu Sumini terjatuh karena kaki dan tangannya
tidak bisa digerakkan saat menjemur pakaian di rumahku.
Bapak langsung berteriak memanggilku. Kami pun bergegas
membawa Bu Sumini ke rumah sakit terdekat. Sejak itu Bu
Sumini berhenti bekerja karena sudah tak kuat lagi.
***
Siang itu Pak Juki mengayuh sepeda bututnya dengan
rombong warna biru yang telah pudar catnya. Pak Juki
terlihat semangat mengayuh sepeda tuanya ketika melihat
Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta | 299

