Page 312 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 312

kerumunan bocah yang sedang asik bermain sambil sesekali
             berteriak, “Cilok, cilok.”
                 Hal  itu  terus  dilakukannya  sampai  ada  yang  memanggil
             untuk membeli dagangannya. Jika tidak ada yang memanggil,
             Pak  Juki  terus  mengayuh  sepedanya  sampai  di  tempat
             mangkal  yang  biasa  dituju,  yaitu  sekolah  dasar.  Sambil
             menunggu  bel  istirahat  berbunyi,  Pak  Juki  menyiapkan
             dagangannya.
                 “Teng, teng,” Bunyi bel istirahat sudah terdengar. Anak‐
             anak  mulai  berlarian  menuju  Pak  Juki.  Mereka  berebutan
             membeli cilok Pak Juki. Berapa pun uang yang diberikan anak‐
             anak selalu diterimanya. Dia kasihan kepada anak‐anak yang
             tidak mempunyai uang cukup. Baginya berbagi sedikit rezeki
             kepada anak‐anak juga akan melapangkan rezekinya.
                 Pak Juki melayani pembeli dengan penuh kesabaran dan
             keikhlasan, seperti daun yang jatuh dari ranting pohon tidak
             akan  membenci  angin  yang  menerbangkannya.  Pak  Juki

             melanjutkan  perjalanan  dengan  memutari  jalan  desa  hingga
             sore  hari.  Keringat  bercucuran  di  tubuhnya.  Terik  matahari
             menusuk  kulitnya,  tapi  tetap  dengan  teriakan,  ”Cilok,  cilok,
             hangat lho.”
                 Kumandang  azan  sudah  terdengar,  Pak  Juki  segera  ke
             musala terdekat dan istirahat sejenak. Setelah salat Asar Pak
             Juki  tak  lupa  mampir  ke  toko  di  ujung  gang  rumahnya
             membeli  bahan  untuk  membuat  cilok.  Sesampai  di  rumah,
             Pak  Juki  disambut  oleh  kedua  putra  dan  istrinya  di  depan
             pintu rumah.
                 “Bagaimana dagangan hari ini, Pak?” tanya Bu Surti.




             300 | 80 Cerpenis MediaGuru
   307   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317