Page 56 - Untuk Sesuatu yang Biasa Kausebut Cinta_79 Cerpenis MediaGuru_REVISI_ISBN (2)_Classical
P. 56

Sepenggal Kenangan

                                Oleh: Choirun Nisa’



             M
                        engenalmu  adalah  hal  terindah  dalam  hidupku.
                        Aku  tak  berani  berharap  jatuh  hati  padamu.
                        Bahkan,  untuk  sekadar  menitip  salam  aku  masih
             tetap  diam  dan  bungkam  setiap  kali  bertemu  denganmu.
             Berada di hadapanmu.
                 Masih  terngiang  gelak  canda  tawamu.  Senyum  simpul
             manis  tersungging  di  kedua  lesung  pipimu  sehingga
             menambah aura indah rupamu. Wajahmu menjadi sempurna
             laksana bulan purnama.
                 Kamu memberiku warna yang berbeda. Entah bagaimana
             perasaan  itu  berubah  ketika  kamu  menyapaku  di
             persimpangan jalan menuju kelas. Setelah melewati ratusan
             hari mengapa perasaan virus cinta muncul dalam diriku. Aku
             tak mengerti apa yang sedang terjadi.
                 Oh,  Tuhan  degup  jantungku  berdetak  tak  karuan.  Rasa
             bahagia di dalam dada membuncah. Kakiku terasa kaku. Tak
             bisa beranjak dan aku tak berani tuk menatapnya.
                 Aku  tak  bisa  menguraikan  emosi  hati  ketika  kamu
             menorehkan  sesuatu  di  selembar  buku  yang  kamu  pinjam.
             Coretan yang penuh makna romantis bagiku. Membuat hati
             serasa berbunga‐bunga. Entah kamu sadari atau tidak. Sejak
             itulah ada perasaan aneh dalam diriku.
                 Perasaan  membuncah  saat  menatap  mata  redupmu  itu.
             Ditambah lagi, kamu dan aku berteman cukup dekat saat itu.


             44 | 80 Cerpenis MediaGuru
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61