Page 127 - bk metamorfosis
P. 127
Untuk lebih jelasnya tentang efektivitas pelaksanaan program SPMI bagi
sekolah model di provinsi Bali untuk masing-masing Kabupaten/Kota disajikan
dalam grafik berikut.
Provinsi Bali 72.45
Denpasar 72.74
Karangasem 71.9
Bangli 75.22
Klungkung 75.5
Gianyar 70.6
Badung 74.2
Tabanan 72.68
Jembrana 72.67
Buleleng 72.58
68 69 70 71 72 73 74 75 76
Gambar 7.1 Grafik Efektivitas Program SPMI Masing-Masing
Kabupaten/Kota dan Provinsi Bali Tahun 2017
Berdasarkan tabel dan grafik di atas dapat dijelaskan bahwa efektivitas
program SPMI di Provinsi Bali dengan persentase sebesar 72,45% dengan
klasifikasi efektif. Rincian klasifikasi pelaksanaan program SPMI masing-
masing Kabupaten adalah: Kabupaten Buleleng sebesar 72.58% (efektif),
Kabupaten Jembrana sebesar 72,67% (efektif), Kabupaten Tabanan 72,68%
(efektif), Kabupaten Badung 74,20% (efektif), Kabupaten Gianyar 70,60%
(cukup efektif), kabupaten Klungkung 75,22% (efektif), Kabupaten Bangli
75,22% (efektif), Kabupaten Karangasem 71,90% (efektif), dan Kota Denpasar
72,74% (efektif). Ini menunjukkan bahwa program SPMI yang dilakukan LPMP
tahun 2017 tergolong efektif. Efektivitas program SPMI masing-masing dimensi
diProvinsi Bali digambarkan sebagai berikut.
76.00
75.00 75.49
74.00
73.00 73.37
72.00 72.45
71.00 71.86
70.00
69.00 69.81
68.00
67.00
66.00
Proses Dampak Penerapan SPMI Hasil Total
Pendampingan Pendampingan Pelaksanaan
SPMI
Gambar 7.2 Grafik Efektivitas Program SPMI Masing-masing Dimensi
di Provinsi Bali Tahun 2017
METAMORFOSIS 119
Pengembangan Sekolah Model di Bali

