Page 19 - bk metamorfosis
P. 19

bahwa dalam memilih  suatu  model  pembelajaran,  harus disesuaikan  dengan
            realitas yang ada dan situasi kelas yang ada, serta pandangan hidup yang akan
            dihasilkan dari proses kerjasama yang dilakukan antara guru dan peserta didik.
            Kemudian  Hanapiah  dan Suhana menambahkan  bahwa model  pembelajaran
            merupakan salah satu pendekatan dalam rangka menyiasati perubahan perilaku
            peserta didik secara adaftif maupun generatif. Model pembelajaran sangat erat
            kaitannya dengan gaya belajar peserta didik (learning style) dan gaya mengajar
            guru (teaching style), yang keduanya berjalan harmonis (Nanang Hanafiah dan
            Cucu Suhan, 2009: 41).
                 Untuk  mengatasi  problematika  dalam  pelaksanaan  pembelajaran,  tentu
            diperlukan  model  pembelajaran  yang dipandang  mampu mengatasi  kesulitan
            guru dalam  melaksanakan  pembelajaran.  Model  diartikan  sebagai  kerangka
            konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan. Model
            dipahami sebagai: (1) suatu tipe atau desain, (2) suatu deskripsi atau analogi yang
            digunakan untuk membantu proses visualisasi sesuatu yang tidak dapat dengan
            langsung diamati,  (3) suatu sistem asumsi-asumsi, data-data,  dan inferensi-
            inferensi yang dipakai untuk menggambarkan secara matematis suatu objek atau
            peristiwa, (4) suatu desain yang disederhanakan dari suatu sistem kerja, suatu
            terjemahan realitas yang disederhanakan, (5) suatu deskripsi dari suatu sistem
            yang mungkin atau imajiner, dan (6) penyajian yang diperkecil  agar dapat
            menjelaskan dan menunjukkan sifat bentuk aslinya (Komarudin, 2000:152).
                 Dari pendapat di atas dinyatakan bahwa model dirancang untuk mewakili
            realitas yang sesungguhnya, walupun model itu sendiri bukanlah realitas dari
            dunia yang sebenarnya. Atas dasar tersebut model pembelajaran dapat dipahami
            sebagai kerangka konseptual yang mendeskripsikan  dan melukiskan  prosedur
            yang sistematik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar dan pembelajaran
            untuk mencapai tujuan  belajar  tertentu,  dan berfungsi sebagai pedoman
            bagi perencanaan pengajaran bagi para guru dalam melaksanakan  aktivitas
            pembelajaran (Sagala, 2010:176).
                 Model pembelajaran  merupakan  istilah  yang digunakan  untuk
            menggambarkan  penyelenggaraan  proses belajar  mengajar  dari awal sampai
            akhir, sehingga model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan
            prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk
            mencapai  tujuan tertentu (Endang Mulyatiningsih, 2010:1). Model berfungsi
            sebagai pedoman bagi guru dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan
            belajar mengajar. Dalam model pembelajaran sudah mencerminkan penerapan
            suatu pendekatan, metode, teknik, atau taktik pembelajaran sekaligus, sehingga
            dengan  demikian,  satu model  pembelajaran  dapat  menggunakan  beberapa
            metode, teknik, dan taktik pembelajaran sekaligus.
                 Menurut Joyce dan  Weil (2000:13), model pembelajaran adalah suatu
            deskripsi dari lingkungan belajar yang menggambarkan perencanaan kurikulum,



            METAMORFOSIS                                                                   11
            Pengembangan Sekolah Model di Bali
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24