Page 32 - bk metamorfosis
P. 32
belajar (on-task), dan menfasilitasi dan memotivasi siswa agar terjadi kerjasama
secara kooperatif dan memungkinkan terjadinya konstruksi pengetahuan.
Prinsp-prinsip yang dikandung dalam model resik ini adalah: (1) kerjasama,
(2) kebebasan menyampaikan pendapat, (3) tanggung jawab pada diri sendiri dan
kelompok, dan (4) kesamaan derajat. Dalam setiap prinsip tersebut terkandung
norma-norma tertentu. Misalnya dalam prinsip kerjasama, terkandung norma-
norma saling membantu dan saling menghargai. Dalam prinsip kebebasan
menyampaikan pendapat, terkandung norma menghargai pendapat orang lain,
menyampaikan pendapat dengan cara yang santun, dan sebagainya.
c) Prinsip Reaksi
Pada model resik, guru berperan sebagai fasilitator, dan moderator.
Sebagai fasilitator, guru menyediakan sumber-sumber belajar, mendorong
siswa untuk belajar, dan memberikan bantuan bagi siswa untuk dapat belajar
dan mengkonstruksi pemahamannya secara optimal. Sebagai moderator, guru
memimpin diskusi kelas, mengatur mekanisme sehingga diskusi kelas berjalan
lancar, dan mengarahkan diskusi sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai.
Beberapa perilaku guru (prinsip-prinsip reaksi) yang diharapkan dalam model
resik adalah: (1) memberikan perhatian pada penciptaan suasana demokratis dan
membangun interaksi siswa yang kondusif dan dinamis dalam kelompok kecil
atau kelas, (2) menyediakan dan mengelola sumber-sumber belajar yang realistik
dan relevan yang dapat mendukung siswa melakukan aktivatas atau pemecahan
masalah, (3) mengarahkan siswa sehingga dapat mengkonstruksi pengetahuan
melalui aktivitas kelompok atau diskusi kelas. Guru perlu menghindarkan diri dari
adanya kebiasaan transfer pengetahuan, (4) menekankan pentingnya bekerjasama
secara kooperatif dalam kelompok masing-masing untuk mencapai tujuan
pembelajaran, termasuk upaya meningkatkan keterampilan kooperatif siswa,
(5) memberikan bantuan terbatas pada setiap siswa (individual atau kelompok)
berupa penjelasan secukupnya tanpa memberikan jawaban atas masalah yang
dipelajari (prinsip scaffolding), atau bantuan berupa pertanyaan-pertanyaan yang
terfokus yang berkaitan dengan realitas siswa agar siswa dapat menyadari akan
hubungan konsep-konsep terkait yang sementara dikaji dan penerapannya dalam
menyelesaikan masalah, (6) menghargai pendapat siswa dan mendorong siswa
untuk dapat bersikap lebih kritis dalam mengkaji masalah yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari, dan (7) menempatkan diri sebagai suatu sumber yang
fleksibel untuk dapat dimanfaatkan oleh kelompok siswa. Guru perlu menghindari
keinginan untuk memposisikan diri sebagai sumber utama pengetahuan bagi siswa.
d) Sistem Pendukung
Sistem pendukung (support system) suatu model pembelajaran merupakan
semua sarana, bahan dan alat yang diperlukan untuk menerapkan model tersebut.
24 METAMORFOSIS
Pengembangan Sekolah Model di Bali

