Page 18 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 18

CATATAN PENDAHULUAN





            Perekonomian. Bung Karno tidak berkeberatan dengan rumusan
            kepanitiaan yang dipimpin Bung Hatta saat itu di mana ia bertindak
            sebagai Ketua Bunkakai Perancang UUD, sebab ia mengerti betul
            gagasan Bung Hatta. Pergaulan gagasan di antara keduanya
            memiliki riwayat yang cukup panjang dan konsisten.
                  Fadli Zon  dalam disertasinya menginterpretasi lebih
                           7
            jauh gagasan Bung Hatta tentang kedaulatan rakyat di bidang
            ekonomi sebagai “ekonomi kerakyatan”.  Menurut interpretasi
                                                 8
            Fadli, gagasan ekonomi kerakyatan adalah ideologi ekonomi
            Indonesia setelah gagasan itu terinstitusi ke dalam Pasal 33.
            Fadli mengupas bagaimana gagasan Bung Hatta itu lebih dari
            sekadar pemikiran ekonomi alternatif di tengah perubahan politik
            dan ekonomi dunia saat itu. Juga bukan sebuah ideologi “jalan
            ketiga”. Gagasan tersebut merupakan “jalan politik perekonomian
            humanistik”. Sebuah tafsir pemikiran yang menarik.
                  Istilah  ekonomi  kerakyatan memang tidak pernah
            digunakan Bung Hatta. Dawam Rahardjo  lewat epilognya di buku
                                               9
            Fadli Zon mengonfirmasinya. Terma spesifik ekonomi kerakyatan
            baru muncul pada tahun 1985 dalam tulisan Sarbini Sumawinata,
            seorang Guru Besar Fakultas Ekonomi UI—di Majalah Prisma. Frasa
            “kerakyatan” diadopsinya dari pemikiran Sutan Sjahrir tentang
            “sosialisme kerakyatan”.  Dari sanalah istilah ekonomi kerakyatan
                                 10
            kemudian bersinggungan dengan sejumlah pemikiran, dan
            membentuk garis genealoginya sendiri.
            7   Disertasinya dibukukan dengan judul, Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Mohammad Hatta:
               Jalan Politik Kemakmuran Indonesia, Jakarta: Fadli Zon Library, 2016.
            8    Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Fadli, Persinggungan Bung Hatta dengan gagasan
               tersebut, atau perjumpaan dengan gagasan ekonomi kerakyatan bermula ketika Bung Hatta
               bertemu Tan Malaka di Berlin, sekitar Juli 1922. Sayangnya percakapan keduanya tidak cukup
               panjang lebar diuraikan Fadli.
            9    Lihat Fadli Zon, ibid.., hlm. 247.
            10  Sebuah buku kumpulan tulisan Sutan Sjahrir dapat membantu memperjelas gagasan
               sosialisme kerakyatan yang diusungnya, Sosialisme Indonesia Pembangunan, Jakarta:
               LEPPENAS, 1982.


                                       xvii
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23