Page 19 - BUKU PERDEBATAN PASAL 33 DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945
P. 19

Susanto Polamolo
            Elnino M. Husein Mohi
            PERDEBATAN PASAL 33
            DALAM SIDANG AMANDEMEN UUD 1945


                  Ekonomi kerakyatan di dalam tulisan Sarbini dimaksudkan
            sebagai tanggapan atas pemikiran ekonomi Pancasila  yang
            digagas oleh Mubyarto dari FE-UGM di mana konsep ekonomi
            Pancasila juga sebenarnya merupakan respon terhadap konsep
            serupa  yang  ditulis  oleh  Emil  Salim.  Tarli  Nugroho   dengan
                                                            11
            cemerlang merekonstruksi pertarungan, atau polemik konsep
            ekonomi  Pancasila  itu  di dalam  bukunya  dengan  menghimpun
            sekitar seratus dua puluh tujuh tulisan dari pelbagai sarjana yang
            saling merespon. Ia sekaligus melakukan reinterpretasi di buku
            tersebut.
                  Tak  seperti  gagasan  ekonomi  Pancasila  yang  telah
            melibatkan banyak sarjana berpolemik, istilah ekonomi kerakyatan
            justru sepi dari para pembahas. Mengapa demikian? Padahal
            Sarbini adalah seorang ekonom  yang terbiasa berpikir konkret
            ketimbang teoritik.
                  Dawam menjelaskan bahwa tulisan Sarbini tentang
            ekonomi kerakyatan berbasis pada sosialisme kerakyatan Sjahrir,
                                                              12
            sedangkan gagasan Sjahrir sendiri, menurut Dawam,  tidak
            konkret karena tidak didasarkan pada kajian ontologis. Di situ
            persis perbedaannya dengan gagasan ekonomi Pancasila yang
            dikembangkan Mubyarto.
                  Mubyarto berangkat dari terma “ekonomi rakyat”, istilah
            yang sering digunakan oleh Bung Hatta. Istilah itu kemudian
            dielaborasi secara ontologis untuk mendapatkan gambaran
            ihwal gejala perekonomian rakyat Indonesia. Dari situ kemudian
            Mubyarto membangun gagasan ekonomi Pancasila. 13


            11    Tarli Nugroho, Polemik Ekonomi Pancasila: Pemikiran dan Catatan, 1965-1985, Yogyakarta:
               Mubyarto Institute dan Djarum Foundation, 2016. Susanto Polamolo termasuk salah satu staf
               peneliti yang membantu Tarli Nugroho menyusun buku tersebut.
            12  Fadli Zon, op cit.., hlm. 250-251.
            13   Mubyarto, Ekonomi Pancasila: Gagasan dan Kemungkinan, Jakarta: LP3ES, Cet ke-3, 1993.


                                       xviii
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24