Page 36 - MAJALAH 107
P. 36

ANGGARAN














































         Suasana Rapat Kerja antara Banggar, Pemerintah, dan Bank Indonesia.


          garan pendidikan, dialokasikan dana  dan non perbankan dalam negeri  undang-undang,” kata Sohibul
          sebesar 20,02 persen dari total be-  sebesar negatif Rp 14 triliun.  sembari mengetok palu persetujuan.
          lanja negara, atau sebesar Rp 368                                  Rapat Paripurna dilanjutkan dengan
          triliun,” jelas Ahmadi.            “Seluruh fraksi telah memberikan  tanggapan pemerintah terkait
                                           pendapat akhir, dan menyatakan  dengan  persetujuan  anggaran
           Berdasarkan perhitungan Pen-    persetujuannya terhadap hasil Pem-  tahun depan ini.
          dapatan Negara dan Belanja Negara  bicaraan Tingkat I atau Pembahasan
          tahun 2014, masih kata Ahmadi,  RUU APBN TA 2014 di Banggar untuk    Pemerintah, yang diwakili Menteri
          maka disepakati besaran defisit  kemudian dilanjutkan dalam Pembi-  Keuangan Chatib Basri menyatakan
          dalam tahun 2014 sebesar 1,69%  caraan Tingkat II atau Pengambilan  seluruh asumsi makro untuk APBN
          terhadap Produk Domestik Bruto  Keputusan dalam Rapat Paripurna  2014, terutama pertumbuhan eko-
          (PDB) atau sebesar Rp 175 triliun.  hari ini untuk disahkan menjadi  nomi sebesar 6%, telah memper-
          Sumber pembiayaan defisit terse-  undang-undang,” jelas Ahmadi me-  timbangkan kondisi perekonomian
          but atas pembiayaan utang sebesar  ngakhiri laporannya.            global yang diperkirakan masih
          Rp 185 triliun dan pembia yaan non-                                bergejolak tahun depan.
          utang sebesar negatif Rp 9,7 triliun.  Usai Ketua Banggar menyampai-
                                           kan laporannya, Wakil Ketua DPR     “Atas nama pemerintah, kami
           Pembiayaan utang dalam tahun  Sohibul Iman menanyakan kepada  menyampaikan penghargaan yang
          2014 terdiri atas Surat Berharga  masing-masing fraksi atas persetu-  setinggi-tingginya kepada DPR. Kita
          Negara (neto) sebesar Rp  205  juan RUU APBN tahun 2014, dan  mengupayakan pertumbuhan eko-
          triliun, pinjaman luar negeri sebesar  masing-masing fraksi menyatakan  nomi secara maksimal, tapi perki-
          negatif Rp 20 triliun, dan pinjaman  persetujuannya.               raan 6% telah mempertimbangkan
          dalam negeri sebesar Rp 963 miliar.                                adanya risiko global. Kami optimistis
          Sedangkan,  untuk  pembiayaan      “Dengan demikian seluruh fraksi  ke depan, target pertumbuhan eko-
          nonutang terdiri atas perbankan  dan anggota dewan menyetujui RUU  nomi 2014 bisa kita capai,” yakin
          dalam negeri sebesar Rp 4,3 triliun  APBN 2014 untuk disahkan menjadi  Chatib. (sf) Foto: Wy/Od/Parle.


          36 PARLEMENTARIA  EDISI 107 TH. XLIII, 2013
   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41