Page 198 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 198

Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
                    dan  komunikasi diakui  memiliki  peran  penting dalam
                    kehidupan sehari-hari para petani, termasuk kegiatan yang
                    terkait dengan PRONA dan kegiatan pertanahan lainnya.

                  c.  Keadilan Dalam Pelaksanaan Kewajiban

                        Pemenuhan  hak  para  petani  atas  tanahnya,  yang
                    merupakan makna keadilan, lebih mudah  diwujudkan
                    saat para petani melaksanakan kewajibannya. Hal ini perlu
                    mendapat perhatian,  karena untuk  memenuhi  hak petani
                    atas tanahnya dibutuhkan kesediaan mensertipikatkan hak
                    atas  tanahnya. Dengan kata lain  petani  dituntut,  untuk
                    bersikap  aktif  dalam memperjuangkan keadilan bidang
                    pertanahan.  Sikap aktif diperlihatkan  para  petani  dengan
                    cara memenuhi segenap kewajibannya di bidang pertanahan,
                    yang  selanjutnya akan diikuti dengan  pemenuhan  hak
                    mereka oleh pihak lain.

                        Pemenuhan hak para petani oleh pihak lain merupakan
                    konsekuensi  logis  atas  pemenuhan kewajiban. Pihak lain
                    melakukan interpretasi atas segenap pemenuhan kewajiban
                    para petani, dan memaknainya sebagai kebajikan yang wajib
                    direspon  dengan baik. Secara  sederhana,  pemenuhan hak     BAB III
                    para  petani  oleh  pihak  lain,  dapat  “didefinisikan”  sebagai
                    respon balik atas kebajikan para petani. Proses timbal balik
                    ini perlu dimulai, dan tidak perlu diakhiri, karena para petani
                    dan pihak lain saling membutuhkan.
                        Kondisi  itu  diungkapkan  oleh Saefudin (Kepala Desa
                    Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan) dengan
                    menjelaskan,  bahwa keadilan  di Desa Cepoko  tercapai,
                    setelah masyarakat (termasuk petani) bersedia melaksanakan
                    kewajibannya masing-masing. Saefudin melanjutkan, bahwa
                    Pemerintah Desa Cepoko juga melaksanakan kewajiban,
                    dengan melayani masyarakat  sebaik-baiknya. Kalau  sudah
 178                                    Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan   179
   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202   203