Page 200 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 200
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
lainnya. Adalah kewajiban para petani melindungi hak atas
tanah, melalui program sertipikasi yang diselenggarakan
kantor pertanahan. Sebagai konsekuensinya, para petani
berhak, untuk mendapat penghormatan atas bidang tanah
yang dimiliki dan dikuasainya.
e. Keadilan Untuk Mendapat Hak
Keadilan terwujud ketika semua pihak berkenan
melaksanakan kewajiban, untuk mendapatkan hak-haknya
(termasuk hak atas tanah). Oleh karena itu, keadilan bagi
petani juga terwujud, ketika para petani melaksanakan
kewajiban, untuk mendapatkan hak-haknya (termasuk
hak atas tanah). Dalam konteks desa, keadilan di bidang
pertanahan dapat terwujud, saat pemerintah desa berusaha
melaksanakan tugas sebaik-baiknya, sehingga para petani
terlayani dengan baik. Kondisi ini akan “memaksa” para
petani, untuk memenuhi kewajibannya agar pemerintah desa
dapat memberi pelayanan dengan baik.
Pemerintah desa melaksanakan tugas sebaik-baiknya,
agar petani terlayani dengan baik, menjadi komitmen wajib
yang memiliki nilai informatif, yaitu mampu mendorong BAB III
terjadinya tranmisi nilai-nilai pertanahan. Komitmen
ini menyemangati pemerintah desa, untuk mendukung
petugas kantor pertanahan melakukan transmisi nilai-
nilai pertanahan kepada petani. Transmisi nilai-nilai
pertanahan berlangsung dalam format transmisi sosial, yang
mengandalkan keberadaan interaksi sosial dan komunikasi.
Kekuatan komunikasi yang dilakukan, nampak pada
kesungguhan pemerintah desa melaksanakan tugasnya.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Gapoktan “Cepoko
Mulya” (Suharno), dengan menjelaskan berbagai upaya
Pemerintah Desa Cepoko dalam melayani petani. Ia
180 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 181

