Page 202 - Transmisi Nilai-nilai Pertanahan di Kabupaten Magetan
P. 202
Pelaksana Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan
maka hal ini diatasi dengan musyawarah. Salah satu andalan
Gapoktan “Cepoko Mulya” dalam bermusyawarah, adalah
memberi perhatian penuh pada minat insani (human
interest) para petani.
Gapoktan “Cepoko Mulya” memberi perhatian pada
minat petani yang terkait dengan hal-hal yang menimbulkan
rasa takjub dan gembira di kalangan petani, yaitu keadilan
di bidang pertanahan. Oleh sebab itu, Gapoktan “Cepoko
Mulya” mendukung sertipikasi hak atas tanah secara
individual. Dukungan ini diberikan, dengan terlebih dahulu
menimbulkan “ketegangan” (suspense) pada para petani,
sehingga mereka memiliki rasa ingin tahu tentang sertipikasi
hak atas tanah secara individual.
Sementara itu, untuk memudahkan pengalihan
pengetahuan dari penyuluh pertanian kepada petani,
Gapoktan “Cepoko Mulya” menjadikan petugas penyuluh
pertanian sebagai anggota gapoktan. Selain itu, gapoktan
juga berinisiatif melakukan pipanisasi dari sumber mata air,
melalui parit kecil, yang investasinya bernilai Rp. 200 juta.
Pipanisasi dilakukan setelah ada ijin dari warga desa, yang BAB III
tanahnya dilewati oleh pipanisasi. Sepuluh orang berinvestasi
melakukan pipanisasi air bersih (air minum) yang secara
keseluruhan biayanya mencapai Rp. 200 juta, kemudian air
disalurkan ke rumah-rumah penduduk.
Pada rumah penduduk (pengguna) dilengkapi dengan
meteran, sehingga mudah menghitung biayanya. Usaha air
bersih mandiri ini berdampingan dengan air bersih dari
PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Magetan, di mana
pada satu rumah ada dua instalasi yaitu instalasi air bersih
mandiri dan instalasi air bersih PDAM. Usaha air bersih
mandiri ini memiliki nama “Karya Tirta Alam”, yang setiap
182 Transmisi Nilai-Nilai Pertanahan 183

